Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto: dok).

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen. (Foto: dok).

Lewat Gedor Lakon, Permintaan Plasma di Jateng Mulai Terpenuhi 

Masyarakat yang sudah terdaftar kemudian akan diarahkan dan dibiayayai perjalanan ke PMI Banyumas, Semarang, Surakarta.

Selasa, 10 Agustus 2021 | 05:56 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Gerakan Donor Plasma Konvalesen (Gedor Lakon) di Provinsi Jawa Tengah diharapkan mampu menjadi contoh bagi daerah lainnya. Pasalnya dengan adanya Gedor Lakon di Jawa Tengah, permintaan akan Plasma Konvalesen mulai terpenuhi.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen pada acara diskusi dengan salah satu stasiun radio, Senin (9/8/2021). 

"Antusias warga Jawa Tengah saya lihat cukup banyak saat ini, ketika saya melakukan donor Plasma Konvalesen yang ke-2, di UDD PMI Semarang, saya menanyakan kepada para pendonor dan mereka berantusias," kata pria yang akrab disapa Gus Yasin itu.

BERITA TERKAIT:
Alhamdulilah! Jateng Juarai Cabang Tilawah Quran Dewasa Dan Tahfidz 30 Juz Putri
Gus Yasin: Perpres 82 Tahun 2021 Jangan Membuat Terbius
Gus Yasin Perintahkan SGN Tanggap Isu Kemanusiaan
Gus Yasin Ajak Santri Sosialisasikan Pencegahan Stunting
Gus Yasin Harap Al Azhar IIBS Karanganyar Cetak Santri Entrepreneur
Gus Yasin Dukung Penggunaan Dana Desa untuk Kemajuan dan Kemakmuran
Kader SKPP Jateng Diminta Aktif Awasi Tahapan Pemilu 

Tidak hanya itu, dirinya juga menceritakan pasien yang mudah mendapatkan kantong Plasma Konvalesen setelah Gedor Lakon mulai berjalan.

"Bahkan saya juga bertanya kepada keluarga pasien, artinya kemudahan dan kecepatan mereka mendapatkan Plasma Konvalesen tidak seperti dulu," ungkapnya.

Terkait mekanisme untuk mengikuti Gedor Lakon, dirinya menjelaskan akan menggunakan sistem jemput bola.

"Satgas Jogo Tonggo yang akan menyampaikan dan mendata sampai ke tingkat RW dan RT, untuk memasifkan Gedor Lakon dengan mendata masyarakat yang terpapar Covid 19 dan telah sembuh," jelas dia.

"Kemudian kita juga mengkoordinir kecamatan untuk mendata, misal satu kecamatan ada 15 desa,  dan satu desa ada satu orang yang mau mendonorkan, itu akan kita kumpulkan untuk didata (tes titer) oleh PMI," sambungnya.

Masyarakat yang sudah terdaftar kemudian akan diarahkan dan dibiayayai perjalanan ke PMI Banyumas, Semarang, Surakarta yang terdekat dari daerahnya dan diantar oleh kepala desa. Dengan adanya Gedor Lakon ini, dirinya berharap kesadaran masyarakat akan lebih meningkat untuk mau melakukan donor Plasma Konvalesen.

"Sehingga diharapkan melalui Gedor Lakon, para lakon yang dalam bahasa Indonesia artinya perwira atau ksatria akan terketuk untuk memberikan pertolongan kepada pasien Covid-19 dengan menjadi donor plasma," harap Gus Yasin.


tags: #wakil gubernur jawa tengah #taj yasin maimoen #plasma konvalesen

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI