Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Dua Mafia Tanah di Klaten Gelapkan Uang Rp 2,1 Miliar

Gelar perkara kasus penggelapan tanah sudah dilakukan di Polda Jawa Tengah.

Sabtu, 28 Agustus 2021 | 16:04 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Klaten – Dua mafia tanah di Klaten, Jawa Tengah, inisial EP dan SK berhasil diringkus polisi lantaran menggelapkan tanah di Desa Troketon, Kecamatan Pedan. Akibat ulah pelaku, investor mengalami kerugian mencapai miliaran rupiah.

Kasatreskrim Polres Klaten sekaligus Ketua Satgas Anti mafia tanah AKP Andriansyah Rithas Hasibuan menerangkan bahwa ada lima blok lahan tanah yang diminta untuk proses pembayaran. Namun ada satu blok yang belum diselesaikan pembayarannya.

“Luasannya sekitar 2.000 meter persegi,” tuturnya, Jumat (27/8/2021).

BERITA TERKAIT:
Jadi Korban Mafia Tanah, Rumah Warga Rp34 Miliar Melayang
Tukang Ojek Pemilik Lahan Rp 160 M Jadi Korban Mafia Tanah
Menteri Sofian Djalil Diminta Mundur Saat Perangi Mafia Tanah
Cegah Mafia Tanah, KPK Gandeng Kementerian ATR/BPN
Perlu Sinergitas Penegak Hukum untuk Mengatasi Mafia Tanah
Dua Mafia Tanah di Klaten Gelapkan Uang Rp 2,1 Miliar
Program PTSL Gratis, Agung Widyantoro : Komisi II DPR RI Dukung Kementerian ATR/BPN

Pada awal 2020 lalu, kata dia, pihaknya telah menerbitkan laporan terkait kasus tersebut. Setelah itu dilakukan penyidikan dan menetapkan dua tersangka yakni EP dan SK. Saat ini kasus tersebut sedang menjadi perhatian dari pihak kepolisian untuk melengkapi pemberkasan perkara.

Andriansyah menjelaskan, kasus itu membuat investor perusahaan asal Korea Selatan mengalami kerugian hingga Rp 2,1 miliar karena ditilap oleh kedua pelaku. Gelar perkara kasus penggelapan tanah sudah dilakukan di Polda Jawa Tengah.

“EP ini laki-laki yang merupakan wiraswasta. Sedangkan SK ini perempuan seorang ASN aktif di luar Klaten. Atas perbuatan yang dilakukan tersangka dikenakan pasal 378 KUHP. Total kerugian Rp 2,1 miliar.” tukas Andriansyah.


tags: #mafia tanah #ep dan sk berhasil diringkus polisi #polres klaten

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI