Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat sidak di SD Negeri 1 Klaten, Senin (13/9/2021). (foto: Humas Jateng).

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat sidak di SD Negeri 1 Klaten, Senin (13/9/2021). (foto: Humas Jateng).

Sidak, Ganjar Temukan SD Negeri di Klaten Ini Tak Disiplin Protokol Kesehatan

Meski sekadar ujian dan bukan PTM resmi sekolah harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Senin, 13 September 2021 | 11:56 WIB - Didaktika
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Klaten - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sidak ke dua sekolah di wilayah Solo Raya yakni SMP Negeri 3 Sawit dan SD Negeri 1 Wadunggetas, pada Senin (13/9). Ganjar menilai masih ada sekolah yang belum siap menggelar pembelajaran tatap muka (PTM).

Ganjar mengatakan, sidak yang dilakukannya itu untuk melihat kesiapan sekolah dalam menggelar PTM. Di SMP Negeri 3 Sawit, Ganjar menilai penerapan protokol kesehatan sudah cukup baik. Meskipun jarak duduk siswa masih berdekatan.

“Yang di SMP, sebenarnya udah bagus karena juga hanya ambil sampel saja untuk tes ternyata duduknya masih berdekatan,” kata Ganjar.

BERITA TERKAIT:
Ikut Pameran UVO 2021, Perajin: Lebih Praktis, Bisa Promosi Dari Rumah
Sidak, Ganjar Temukan SD Negeri di Klaten Ini Tak Disiplin Protokol Kesehatan
Sejumlah Daerah di Jateng Turun Level, Ganjar; Jangan Euforia Dulu
Perbedaan Data Serapan Dana Penanganan Covid-19 Terpaut Jauh, Ketua DPRD Jateng: Sistem Laporannya Jelek
Banyak Zona Merah di Jateng, Sriyanto: Ganjar Kurang Antisipatif
Kini Pemprov Jateng Miliki Call Center Covid-19
Cek Pabrik Oksigen di Kendal, Ganjar: RS Harus Kreatif!

Dari sidak pun Ganjar menemukan sekolah yang dinilainya belum siap melaksanakan PTM. Yakni saat dirinya sidak di SD Negeri 1 Wadunggetas Klaten. Protokol kesehatan di sekolah dasar itu tak terlalu ketat. Hal ini kata dia, jelas menunjukkan masih ada sekolah yang tidak siap menggelar PTM.

“Ternyata gurunya belum dikasih penjelasan sama dinas (kesehatan), sekolahnya belum. Maka nanti kita akan komunikasikan sama Pemkab Klaten agar kasih penjelasan, karena ini dianggap bukan PTM, ini hanya ujian,” ujarnya.

Ganjar menegaskan, meski sekadar ujian dan bukan PTM resmi sekolah harus tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Peran Satgas COVID-19 di sekolah pun penting untuk pengawasan.

“Bahkan ada anak tadi yang masuk saja lolos nggak pakai masker, berarti tidak aware dong. Nah yang begini harus disiapkan satgasnya. Satgas COVID-19 setiap sekolahan agar kemudian nanti mereka bisa kontrol, mulai dari masuk sampai pulang,” tegasnya.

Untuk itu, Ganjar menilai pentingnya pengajuan izin bagi sekolah sebelum menggelar kegiatan. Sehingga, sekolah yang melaksanakan kegiatan baik PTM atau bukan adalah sekolah yang benar-benar siap.


tags: #gubernur jateng #ganjar pranowo #sd negeri 1 klaten #pembelajaran tatap muka

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI