Nando, bocah di tegal gemar makan tanah, Foto: Istimewa

Nando, bocah di tegal gemar makan tanah, Foto: Istimewa

Bocah di Tegal Gemar Makan Tanah dan Rontokan Tembok

Perilaku seperti Nando memang harus diawasi terus menerus.

Senin, 13 September 2021 | 13:35 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Tegal - Seorang bocah 3,5 tahun di Kelurahan Debong Lor Kecamatan Tegal Barat Kota Tegal gemar makan tanah dan rontokan tembok. bocah yang akrab dipanggil Nando ini adalah anak dari pasangan Carmo (50) dan Umrotun (41). 

bocah tersebut gemar makan tanah dan rontokan tembok rumah yang biasa dilakukannya saat bermain di sekitar rumah. Dia biasa mengorek-ngorek tanah, lalu mengusapkan tanah pada tangan dan memasukkan tanah ke mulutnya.

Umrotun bercerita perilaku tidak wajar anak ketiganya itu mulai terlihat saat 1,5 tahun. Dirinya saat itu memergoki anaknya memasukkan tanah ke mulutnya layaknya makanan ringan.

BERITA TERKAIT:
Bocah di Tegal Gemar Makan Tanah dan Rontokan Tembok
Polisi Ringkus Pelaku Pencabulan Anak di Mushala
Lima Pria Cabuli Bocah 14 Tahun
Seorang Pria Cabuli Bocah Kelas Enam SD
Kakek di Demak Cabuli Bocah Sembilan Tahun
Lagi, Bocah Palestina Ditembak Mati Tentara Israel
Tenggelam di Sungai, Seorang Bocah Ditemukan Tewas

"Waktu itu kan saya di dalam. Pas keluar lihat anak saya sedang duduk di depan rumah sambil makan tanah," ungkap wanita yang akrab disapa Atun kepada wartawan di rumahnya, Senin (13/9).

Lebih lanjut, ia mengaku tak menyangka anaknya memiliki kebiasaan yang aneh. Berkali-kali, Atun melarang anaknya agar tidak memakan tanah tapi tidak berhasil. Nando sampai sekarang masih dengan selera makannya yang aneh.

Kebiasaan ngemil tanah ini kadang membuat Nando sakit perut. Bila mendapati anaknya sakit perut, Atun hanya cukup memberikan obat yang dibeli di warung. "Apa karena tidak pernah makan jajan ya, jadinya anak saya seperti itu. Jangankan untuk membeli jajan, untuk makan sehari-hari saja sering kesusahan," tukasnya.

Keluarga ini hidup dengan mengandalkan penghasilan Carmo yang bekerja sebagai tukang reparasi televisi.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tegal Sri Primawati Indraswari mengatakan sudah melihat kondisi fisik dan memeriksa Nando. Hasilnya, tidak ada masalah dalam tubuh Nando. Namun demikian pihaknya merekomendasikan Nando dibawa ke RSUD Kardinah untuk menjalani pemeriksaan lebih detail.

"Ibunya pada saat hamil cukup bulan, anak lahir dengan sesar. Lalu berat badannya melebihi berat badan normal yakni 4,1 Kg," kata Prima.

Prima mengungkapkan perilaku seperti Nando memang harus diawasi terus menerus. Kalau kebiasaan buruk seperti makan tanah atau rontokan tembok masih dilakukan, orang tua harus mencegahnya. "Nando akan diperiksakan ke dokter spesialis anak dan dokter spesialis jiwa," tukasnya.

Sri mengatakan dampak dari kebiasaan makan tanah dan rontokan tembok bisa menyebabkan anak cacingan dan pertumbuhannya terganggu.

"Nanti kita lihat kejiwaannya, faktor orang tua juga pengaruh karena harus bisa mengawasi anaknya jangan sampai si anak makan yang tidak wajar. Secara fisik motorik dan sensoriknya juga bagus. Hanya ada keterlambatan bicara saja di usianya sekarang," tutupnya.


tags: #bocah #makan tanah #tegal

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI