Ilustrasi arisan online. Foto: Istimewa.

Ilustrasi arisan online. Foto: Istimewa.

Marak Kasus Arisan Bodong, Ini Pesan Polisi untuk Warga

Djohan mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan besar.

Senin, 13 September 2021 | 14:39 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo — Akhir-akhir ini marak kasus penipuan berkedok arisan online. Kabanyakan, para korban adalah emak-emak yang tergiur dengan iming-iming keuntungan besar dengan modil minim. Terkait hal itu, polisi mengimbau agar masyarakat tak mudah tertipu dengan dan tetap waspada.

Kasatreskrim Polresta Solo AKP Djohan Andika mengatakan bahwa di Kota Bengawan banyak terjadi penipuan berkedok arisan. “Di Solo juga banyak yang menjadi korban. Seluruh kasus sedang kami selidiki.” tuturnya, Senin (13/9/2021).

Djohan menjelaskan, kasus penipuan arisan fiktif banyak dan masyarakat harus waspada. Namun, ia tidak menyebut jumlah pasti laporan pengaduan dan korban aridan itu.

BERITA TERKAIT:
Pelaku Arisan Online Bodong di Salatiga Terancam Lima Tahun Penjara
Korban Arisan Online Terus Bertambah
Tilep Uang Ratusan Juta, Tersangka Arisan Bodong Tertangkap
Sejoli Ini Ditangkap Gegara Tipu Ratusan Warga Lewat Arisan Online
Marak Kasus Arisan Bodong, Ini Pesan Polisi untuk Warga
Terlibat Penipuan Arisan Online, Ibu Hamil Asal Wonogiri Diburu Polisi
Sambangi Polda Jateng, LPBHNU Salatiga Laporkan Pemilik Arisan Online Bodong dengan Pasal Berlapis

Jika ada yang menawari arisan, ia meminta agar masyarakat mempelajari lebih dulu sistem arisan. Selain itu, izin dari lembaga juga harus dipastikan ada. “Pastikan juga mengenal admin arisan.” imbaunya.

Djohan mengimbau agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan janji keuntungan besar. Jika tetap ingin ikut arisan, pastikan peserta dari lingkungan terdekat dengan sistem konvensional. Sehingga seluruh peserta arisan saling percaya dan mengenal.


tags: #arisan online #arisan bodong #polresta solo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI