Ilustrasi tangan diborgol, Foto: Istimewa

Ilustrasi tangan diborgol, Foto: Istimewa

Ortu Cungkil Mata Anak Dipolisikan Keluarga

Polisi saat ini telah memeriksa tiga orang saksi terkait kematian DS.

Senin, 13 September 2021 | 15:37 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Gowa - Keluarga melaporkan orang tua mencungkil mata anak, AP (6) demi pesugihan. Laporan terkait kematian kakak kandung AP, DS (22) yang tewas dicekoki garam 2 liter oleh kedua orang tuanya.

"Pihak keluarga dalam hal ini paman korban meminta untuk mengungkap kematian lelaki Dandi (DS)," ungkap Kasubag Humas Polres Gowa AKP Mangatas Tambunan, Senin (13/9).

Ia menyebut desakan paman korban juga dilanjutkan dengan membuat laporan polisi ke Polres Gowa terkait kematian DS pada Rabu (8/9). Paman korban yang tidak disebut identitasnya itu melaporkan aksi kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan dugaan pidana pembunuhan.

BERITA TERKAIT:
Bocah Korban Cungkil Mata Ortu Sudah Sembuh
Ortu Cungkil Mata Anak Dipolisikan Keluarga
Ortu Cungkil Mata Anak Demi Pesugihan Bertemu Dukun untuk Berobat
Polisi Periksa Dukun Ortu Cungkil Mata Anak Demi Pesugihan
Ortu Cungkil Mata Anak Jadi Tersangka
Terkait Kasus Cungkil Mata, KPAI: Anak Sering Jadi Korban Ilmu Hitam
Ortu Cungkil Mata Anak Diminta Dijerat Pasal Eksploitasi

"Dia melaporkan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga yang menyebabkan korban meninggal dunia dan juga laporan tindak pidana pembunuhan. Kalau identitas yang dilaporkan di sini nantilah kita ungkap," jelasnya.

Tambunan menyampaikan, polisi saat ini telah memeriksa tiga orang saksi terkait kematian DS. Namun dia masih enggan mengungkap siapa saksi yang diperiksa dan hasil keterangan yang diperoleh.

"Penyidik sudah memeriksa 3 orang saksi. Tapi saksinya siapa nantilah kami beberkan lebih lanjut karena kita juga harus memberi ruang ke penyidik kan," katanya.

Selain memeriksa saksi, ia mengungkap penyidik segera melakukan autopsi kepada jasad DS. Penyidik tinggal menunggu pergerakan dokter forensik dan pihak DS Bhayangkara Polda Sulsel. "Terkait rencana autopsi, Polres Gowa sudah menyurat ke Bhayangkara untuk autopsi. Hari ini berkoordinasi dengan pihak rumah sakit, sisa menunggu hasil koordinasi saja lah," jelasnya.

Diberitakan sebelumya, polisi awalnya hanya menyelidiki penganiayaan terhadap bocah AP yang dicungkil matanya karena dugaan pesugihan. Namun belakangan terungkap jika kakak AP, DS juga disebut meninggal secara tak wajar karena disebut dicekoki garam 2 liter.

"Ya informasi (dicekoki garam) itulah yang membuat paman korban mau mengetahui apakah benar laporan itu atau ada sebab lain kematian korban," tutupnya.


tags: #pesugihan #mencungkil mata anak

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI