Hendi Tekankan Pentingnya Peran Pemerintah dalam Transformasi Digital

Hendi menyebutkan setidaknya ada 4 aspek yang harus dipertimbangkan dalam mendorong masyarakat untuk cakap digital, yaitu keamanan, kenyamanan, kemudahan, dan kemanfaatan.

Selasa, 14 September 2021 | 03:30 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Walikota Semarang, Hendrar Prihadi menekankan pemerintah memiliki peran penting dalam mendorong tranformasi digital. Menurut Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi itu, perubahan tren perilaku masyarakat di masa pandemi menjadi sinyal pemerintah untuk lebih meningkatkan fokus pembangunan kota cerdas. 

Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber pada webinar Gerakan Nasional Literasi digital 2021, Senin (13/9). Hendi memaparkan, mendorong kecakapan digital masyarakat tidak dapat dilakukan dengan pola komunikasi top down, melainkan harus bottom up. Pemerintah harus memahami kendala yang dihadapi masyarakat ketika ingin membangun sistem daring dalam berbagai aktivitas. 

"Saya meyakini kecakapan digital akan terbangun seiring dengan sistem kota cerdas yang terus disempurnakan," kata Hendi

BERITA TERKAIT:
Lepas Kontigen Tarung Derajat untuk PON, Hendi: Pulang Bawalah Medali
Perpustakaan Unika Raih Juara II Stand Pameran Festival Literasi Virtual
Akuntabilitas Pemerintah Tetap Jadi Komitmen Hendi Meski di Tengah Pandemi
Netizen Geger Gegara Cara Hendi Dinginkan Kota Semarang saat Suhu Panas Ekstrim
Hendi Tekankan Pentingnya Peran Pemerintah dalam Transformasi Digital
Pemkot Semarang Bergerak Antisipasi Dampak Hujan
Pelaksanaan SKD Seleksi CASN Kota Semarang, Hendi: Harus Patuh Protokol Kesehatan!

Hendi menyebutkan setidaknya ada 4 aspek yang harus dipertimbangkan dalam mendorong masyarakat untuk cakap digital, yaitu keamanan, kenyamanan, kemudahan, dan kemanfaatan.

"Kalau koneksi jaringannya cepat, pengelolaan datanya aman, penggunaan sistemnya mudah, dan manfaatnya dirasakan, saya yakin transformasi digital secara organik akan terjadi dengan sendirinya," jelasnya

Hendi lantas menceritakan, pembangunan Semarang Smart City di ibu kota Jawa Tengah tidak dilakukan baru - baru ini, melainkan telah dimulai sejak tahun 2013. 

"Di 2014 kita bangun infrastruktur jaringan pada 2.300 titik, lalu tahun 2020 kita sempurnakan dengan ducting dan MTS bersama untuk mempercepat koneksi. Pembangunan infrastruktur jaringan ini menjadi dasar penting dalam mendorong transformasi digital," tegas dia.


tags: #walikota semarang #hendrar prihadi #digital

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI