Jateng Tertinggi Nilai Ekspor Pertanian, Distanbun: Berkat Upaya yang Kita Lakukan

Provinsi Jateng tercatat memiliki peningkatan ekspor sebesar 8,3 triliun untuk komoditas pertanian.

Selasa, 14 September 2021 | 04:30 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih penghargaan Abdi Bakti Tani Tahun 2021 untuk Kategori Provinsi Dengan Nilai Ekspor Komoditas Pertanian Tertinggi tahun 2019-2020, dalam acara Penganugrahan Penghargaan Bidang Pertanian Tahun 2021 yang diselenggarakan secara luring di Istana Wapres Jakarta, Senin (13/9/2021). Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Wakil Presiden RI KH Maruf Amin di Istana Negara dan diterima oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen

Provinsi Jateng tercatat memiliki peningkatan ekspor sebesar 8,3 triliun untuk komoditas pertanian. Angka itu lebih unggul dari empat provinsi lain yakni Kalimantan Timur sebesar 6,7 triliun, Jambi sebesar 5,1 triliun, Kalimantan Barat sebesar 4,4 triliun. Dan, Sulawesi Utara memiliki peningkatan ekspor sebesar 3,9 triliun.

Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah, Tri Susilarjo menuturkan bahwa keberhasilan itu tidak lepas dari upaya yang telah dilakukan pihaknya. Diantaranya menggiatkan fasilitasi temu usaha antara petani produsen dan pelaku usaha, khususnya eksportir untuk membangun kemitraan.

BERITA TERKAIT:
Gus Yasin Siapkan Draft Perda Pendanaan Ponpes
Gus Yasin Tekankan Pentingnya Penyaluran Sembako Langung ke Rumah Penerima
Antri Sembako, Mbah Rofik Malah dapat Peci dari Gus Yasin
Gus Yasin: Tugas Kemanusiaan PMI Tak Dapat Diragukan
Ada Ustaz Sebut Candi Borobudur Haram, Gus Yasin: Ini Peninggalan Sejarah Warga Indonesia
Ujicoba Pembukaan Candi Borobudur, Gus Yasin: Semoga Perekonomian Berputar
Pemprov Jateng Bangun 28 Rumah Tahan Gempa untuk Komunitas Pengrajin Gula di Cilacap

"Kedua, peningkatan produksi, provitas serta kualitas hasil pertanian dengan penerapan GAP (Good Agricultural Practices) atau Norma Budi daya Baik (NBB)," kata Tri

Tak kalah penting, lanjut dia, membangun komitmen pada semua stakeholder, kemitraan yang berperan dalam mewujudkan tujuan atau target yang dimitrakan.

"Keberhasilan ini akan terus kami tingkatkan untuk selalu berkontribusi kebutuhan pangan," jelasnya.

Sementara Wakil Presiden RI, KH Maruf Amin, dalam sambutannya, mengapresiasi capaian dan kinerja sektor pertanian Indonesia yang terus mengalami kemajuan dan peningkatan produksi. Lebih dari itu, pertanian juga dinilai mampu menjadi tulang punggung ekonomi nasional serta memenuhi kebutuhan pangan rakyat dan meningkatkan kesejahteraan petani.

"Karena itu kita harus bersyukur bahwa di tengah disrupsi yang diakibatkan pandemi, sektor pertanian ternyata mampu hadir sebagai tulang punggung perekonomian nasional," ujar Wapres yang didampingi Menteri Pertanuan RI, Syahrul Yasin Limpo.

Wapres mengingatkan, selama ini ada 3 hal penting yang menjadi tujuan utama pembangunan pertanian Indonesia. Ketiganya adalah melakukan pemenuhan pangan rakyat secara total, meningkatkan kesejahteraan petani dan melakukan peningkatan ekspor secara berkelanjutan.

"Dan kita tahu dalam 2 tahun terakhir kebutuhan pangan kita sangat menjanjikan. Hal inilah yang terlihat pada minggu ketiga di Bulan Agustus 2021, dimana stok beras kita mencapai 7,60 juta ton, kemudian total ekspor berdasarkan catatan BPS mencapai 2,24 miliar dolar," bebernya


tags: #taj yasin maimoen #maruf amin #wakil presiden #wakil gubernur jawa tengah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI