Ilustrasi guru mengajar, Foto: Istimewa

Ilustrasi guru mengajar, Foto: Istimewa

1.547 Orang Ikut Seleksi P3k Formasi Guru di Batang

Tes berjalan lancar karena mayoritas peserta masih tergolong usia muda.

Selasa, 14 September 2021 | 07:41 WIB - Didaktika
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Batang - Sebanyak 1.547 pelamar di Kabupaten Batang Jawa Tengah mengikuti seleksi penerimaan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (P3K) untuk memperebutkan 239 formasi guru. Seleksi dilaksanakan pada 13-16 September 2021.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Batang Achmad Taufiq menyebut pelaksanaan seleksi P3K 2021 memang sedikit berbeda karena peserta harus menyertakan hasil tes cepat antigen sehari sebelum pelaksanaan tes.

"Kuota P3K 2021 untuk formasi guru sebanyak 239 yaitu guru sekolah dasar 200 orang, guru olahraga 8 orang, dan sekolah menengah pertama 31 orang," katanya, Senin (13/9).

BERITA TERKAIT:
Pemkab Sukoharjo Lakukan Rapid Test Acak ke Guru dan Siswa
Agustina Wilujeng Minta Guru untuk Terus Ikuti Perkembangan Zaman
Agustina Wilujeng Minta Guru untuk Terus Ikuti Perkembangan Zaman
1.547 Orang Ikut Seleksi P3k Formasi Guru di Batang
Alhamdulillah! Insentif Guru Keagamaan di Jateng Cair
Dipenjara Kasus Pencabulan, Oknum PNS Ini Masih Terima Gaji
Bupati Kudus: Guru Belum Vaksinasi Lengkap Jangan Mengajar

Menurut dia, pelaksanaan tes berjalan lancar karena mayoritas peserta masih tergolong usia muda meski seleksi P3K ini dapat diikuti oleh guru yang berusia 58 tahun.

"Modal utama untuk mengikuti seleksi P3K ini memang sehat dulu, ikhtiar berikutnya apa yang sudah mereka pelajari maupun mengikuti uji coba sebelumnya untuk memudahkan dalam menjawab soal. Adapun pelaksanaan seleksi dilakukan menjadi dua gelombang yaitu pukul 07.00 WIB-11.00 WIB dan pukul 13.00 WIB-16.55 WIB.," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan pada masa pandemi Covid-19, peserta seleksi P3K wajib membawa hasil tes cepat antigen. Namun, apabila belum dapat menunjukkan hasil tes cepat antigen maka dapat mengikuti seleksi P3K susulan pada Jumat (17/9).

"Memang ada satu peserta yang belum bisa menunjukkan bukti hasil swab antigen sehingga akhirnya kami tidak izinkan untuk mengikuti tempat uji kompetensi (TUK)," pungkasnya.


tags: #guru #batang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI