Ilustrasi narkoba. Foto: Istimewa.

Ilustrasi narkoba. Foto: Istimewa.

Ringkus Pengedar Pil Koplo, Polres Sragen Sita 500 Butir Trihexyphenidyl

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 196 atau pasal 197 UU R.I. No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

Selasa, 14 September 2021 | 10:45 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, SragenPolres Sragen berhasil menggagalkan peredaran 500 butir pil koplo atau obat keras di Bumi Sukowati. Pelaku inisial S (29) warga warga Dusun/Desa Galeh, Kecamatan Tangen, telah diamankan di rumah orangtuanya, Sabtu (11/9/2021) pukul 13.00 WIB.

Kasi Humas Polres Sragen AKP Suwarso mengatakan pihaknya saat ini sudah melakukan penyitaan terhadap barang bukti yang di temukan tersebut. Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Sragen guna proses penyidikan lebih lanjut.

Suwarso menerangkan bahwa ratusan butir obat jenis Trihexyphenidyl itu dibeli dengan cara pesan melalui akun obat herbal di Facebook. ”Tersangka mengaku untuk di konsumsi sendiri serta untuk di jual kembali kepada teman- temannya untuk mendapatkan keuntungan.” ungkapnya, Senin (13/9/2021).

BERITA TERKAIT:
Ringkus Pengedar Pil Koplo, Polres Sragen Sita 500 Butir Trihexyphenidyl
Kenalan dengan Pria di Medsos, Janda Muda Asal Sragen Tertipu Luar Dalam
Terlindas Tronton di Sragen, Mahasiswi Asal Jatim Tewas Mengenaskan
Polres Sragen Buka Layanan Isi Ulang Oksigen Gratis
Kedapatan Transaksi Sabu di Sragen, Seorang Pemuda Asal Karanganyar Ditangkap
Polres Sragen Buru Pemilik Uang Palsu Hampir Rp 10 Juta
ODGJ di Sragen Nekat Bakar Rumah, Begini Kronologinya

Kasus tersebut terungkap saat anggota Satnarkoba Polres Sragen mendapatkan informasi dari masyarakat ada orang yang diduga menjual obat-obatan terlarang. Kanit Opsnal Ipda Agus Warsito bersama anggota langsung menuju ke lokasi.

Setelah dilakukan pemantauan selama 30 menit, pukul 13.00 WIB, anggota langsung menuju ke sebuah rumah seseorang yang dicurigai sebagai pengedar obat-obatan terlarang. Rumah S digeledah, sampai akhirnya anggota Satnarkoba menemukan bungkusan plastik warna hitam yang disimpan di atas lemari kamar.

Setelah bungkusan plastik tersebut dibuka, ternyata berisikan obat-obatan jenis trihexphenidyl. Selain itu, ada sebuah handphone merk OPPO yang digunakan untuk transaksi obat-obatan.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 196 atau pasal 197 UU R.I. No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.


tags: #polres sragen #satnarkoba #trihexyphenidyl

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI