Kondisi Lapas Kelas I Tangerang pascakebakaran, Foto: Istimewa

Kondisi Lapas Kelas I Tangerang pascakebakaran, Foto: Istimewa

Korban Patah Tulang Kebakaran Lapas Tangerang Akan Dioperasi

Dua korban lainnya dalam kondisi stabil.

Selasa, 14 September 2021 | 11:07 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Tangerang -  Satu dari tiga korban akibat kebakaran Lapas Kelas I Tangerang masih dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Tangerang akan dioperasi. Korban berinisial JS itu diketahui mengalami patah tulang.

"Kita sedang merawat tiga pasien dan yang masih tersisa sekarang adalah tuan Y, JS, dan N. Nah, tuan JS hari ini on the way sedang dilakukan operasi reposisi tulang," ungkap Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani, Selasa (14/9).

Ia menambahkan, JS mengalami patah tulang di kaki sebelah kiri. Dia mengatakan JS mengalami patah tulang usai melompat dari ketinggian untuk menyelamatkan diri saat kebakaran terjadi.

BERITA TERKAIT:
Satu Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dipulangkan ke Lapas
38 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Diserahkan ke Keluarga
Lapas Tangerang Kebakaran, Polisi Kembali Periksa Petugas Lapas hingga Napi
Kondisi Dua Korban Kebakaran Lapas Tangerang Stabil, Satu Kritis
Antisipasi Kejadian Tangerang, Lapas Semarang Gelar Simulasi Pemadaman Api
Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga
Polisi Ungkap Pemeriksaan Kalapas di Kasus Kebakaran

"Yang patah di kaki sebelah kiri. Penyebab patah tulang dari tanya jawab dengan dokter kami, beliau itu lompat dari ketinggian 2 sampai 3 meter. Untuk menyelamatkan diri," kata Hilwani.

"Untuk tuan JS, dengan patah tulang kaki kiri. Kondisinya stabil, mandiri, bisa berkomunikasi, saat ini sedang dilakukan operasi penyambungan tulang yang patah," imbuhnya.

Korban lainnya, N, juga disebut dalam kondisi stabil. Namun, kondisi N disebut berpotensi memburuk karena mengalami luka bakar sekitar 13 persen.

"Tuan N ini kondisi dalam pemantauan ketat, tapi relatif stabil. Tuan N terpasang alat bantu ventilator, luka bakar lebih dari 13 persen di bawah 40 persen grade 3. Tetapi mengalami trauma inhalasi. Jadi tuan N ini kondisinya relatif stabil tapi potensi terjadi perburukan," ucap Hilwani.

"Tuan N ini benar-benar tidak mandiri, jadi dia terpasang ventilator dan harus terus support dengan oksigen," lanjutnya.

Korban lainnya, Y, juga disebut dalam kondisi stabil. Y sudah menjalani operasi pembersihan kulit yang terbakar. "Tuan Y kondisinya stabil, sudah dilakukan operasi debridement yang kedua kemarin, yakni operasi pembersihan kulit yang terbakar, rencananya akan dilakukan operasi lagi di hari Kamis," pungkasnya.


tags: #kebakaran #lapas kelas i tangerang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI