Bupati dan jajaran Forkompimda Wonosobo saat nggowes ke GOR Wonolelo. Foto : emhaka/kuasakata.com

Bupati dan jajaran Forkompimda Wonosobo saat nggowes ke GOR Wonolelo. Foto : emhaka/kuasakata.com

GOR Wonolelo Wonosobo akan Didesain jadi Sport Center

GOR ini akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga.

Selasa, 14 September 2021 | 12:16 WIB - Ragam
Penulis: Emhaka . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Wonosobo- Bupati Wonosobo Afif Nurhidayat bersama jajaran Forkompimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ketua KONI, nggowes dari Pendopo Bupati menuju lokasi bakti sosial di Gedung Olah Raga (GOR) Wonolelo.

Jarak antara Pendopo Bupati dengan GOR Wonolelo sekitar 5 kilometer. Melewati jalur utama Wonosobo-Kertek hingga belok ke kanan di TMP Wiropati. Lalu masuk di jalur lingkar Selatan melewati jalan berkelok dan ramai lalu lalang kendaraan roda dua dan roda empat.

Di GOR Wonolelo, Bupati dan unsur Forkompimda, menyaksikan bakti sosial membersih lingkungan yang dilakukan pelaku olah raga. GOR Wonolelo mangkrak dan tidak terawat sehingga perlu dibersihkan agar bisa dimanfaatkan dengn baik.

BERITA TERKAIT:
300 Nasi Dus dari Forum Pemuda Wonosobo Dibagi Gratis di Pasar Sapuran
Usai Audiensi dengan Kapolres, Forum Pemuda 86 Wonosobo Bagi Sembako
GOR Wonolelo Wonosobo akan Didesain jadi Sport Center
250 Paket Nasi Box Gratis dari Forum Pemuda 86 untuk Warga yang Membutuhkan
Paket Sembako dari Forum Pemuda 86 Wonosobo untuk Santri
Santunan Anak Yatim Piatu di Desa Candi Selomerto Wonosobo
Paket Sayuran dari Forum Pemuda 86 Wonosobo untuk Pondok Pesantren

Bupati selanjutnya menyerahkan bantuan beras dan renovasi WC di Pondok Pesantren Al Asyariah 7 Wonorejo Wonosobo. Pesantren tersebut selama ini dimanfaatkan santri untuk mengaji dan sekolah formal setingkat SMP/MTs.

Selain bersih-bersih lingkungan GOR Wonolelo, pada kesempatan tersebut Bupati Afif Nurhidayat juga mengadakan sarasehan dengan para Ketua Cabang Olahraga dan beberapa atlet guna menyampaikan berbagai perkembangan, permasalahan, ide dan harapan untuk kemajuan olahraga di Wonosobo.

Bupati mengatakan saat ini bisa menjadi momentum untuk merefleksi dan mengkoreksi diri. Apa yang sudah dilakukan dan apa rencana untuk memajukan olahraga di Wonosobo. Bagaimana membudayakan olahraga. Karena tanpa menjadikan olahraga sebagai budaya, mustahil akan tercapai prestasi. 

“Selain menjadikan olahraga sebagai budaya, prestasi juga dapat diraih apabila ada event event, kompetisi maupun turnamen. Percuma latihan terus tetapi tidak ada kompetisi atau event. Bagaimana akan mengetahui hasil latihan jika atlet tidak mengikuti kompetisi,” jelas Afif.

Pandemi global Covid-19, lanjut dia, memang sempat menjadi kendala dalam mengadakan kompetisi maupun event olahraga. Tetapi ke depan dengan membaiknya kondisi wabah virus corona ini, semoga event maupun kompetisi olahraga bisa segera digelar.

38 Cabor
Terkait banyaknya Cabang Olahraga (Cabor) yang belum mempunyai fasilitas tempat untuk berlatih, Bupati mengajak cabor-cabor yang memungkinkan berlatih di GOR Wonolelo yang sudah ada ini untuk memanfaatkan. 

“GOR yang sudah ada ini, mari ramaikan untuk berlatih bagi para atlet. Jangan sampai tempat ini menjadi rusak karena tidak pernah dipakai. Sembari untuk latihan dan kegiatan olahraga, pemerintah akan meredesain agar GOR menjadi lebih baik dan layak untuk kegiatan olahraga,” ungkapnya.

Pihaknya juga berharap GOR Wonolelo ini akan menjadi kawasan sport center di Wonosobo. GOR ini akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan olahraga. Pemkab Wonosobo akan segera merumuskan pembiayaan dan desain untuk menunjang kemajuan dunia olahragaan di daerah.

Sementara itu, Ketua KONI Wonosobo Khozin melaporkan hingga saat ini ada 32 cabor yang sudah diakui dan mendapatkan fasilitas pembiayaan dari KONI. Tetapi ada 6 anggota cabor baru yang akan disahkan bulan Desember 2021 ini, jadi total ada 38 cabor di Wonosobo.

"Semua cabor di Wonosobo eksis berjalan. Tetapi ada beberapa cabor yang tidak mempunyai venue atau tempat latihan. Sehingga mereka akan berlatih ke luar daerah maupun menyewa tempat latihan milik swasta jika akan berlatih," bebernya. 

Sebenarnya atlet-atlet Wonosobo, menurut dia, banyak yang berprestasi dan dilirik daerah lain. Tetapi saat ini KONI sudah berupaya melakukan pendekatan persuasif pada para atlet agar mereka bertahan menjadi atlet daerahnya meski dengan keterbatasan yang ada. 

"Ke depan KONI akan selalu berupaya untuk lebih memperhatikan kesejahteraan para atlet Wonosobo. Lebih nguwongke istilah orang Jawa. Sehingga mereka merasa diperhatikan. Terkait upaya penggunaan GOR Wonolelo, cabor sangat menyambut baik. Apalagi dijadikan sebagai sport center,” tambahnya.

Dikatakan, Wonosobo saat ini bisa mengirim tujuh atlet untuk mewakili Jawa Tengah pada PON Papua 2021. Ketujuh atlet itu ikut cabang olahraga balap motor (2), muathay (2), sepak bola (2) dan silat (1). Dari tujuh atlet yang paling berpotensi untuk menyumbng emas bagi kontingen Jateng adalah dari balap motor dan muathay.


tags: #bakti sosial #kabupaten wonosobo #koni #bupati wonosobo afif nurhidayat #gor wonolelo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI