Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Pemkab Boyolali Siaga Darurat Kekeringan

Untuk mengatasi kekeringan di setiap musim kemarau, Pemkab akan melakukan pemetaan.

Selasa, 14 September 2021 | 13:04 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Boyolali – Tercatat ada enam kecamatan di Boyolali yang mengalami kekeringan saat ini. Oleh karena itu, Pemkab Boyolali, mengeluarkan Surat Keputusan (SK) tentang Siaga Darurat kekeringan.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Boyolali, Widodo Munir menerangkan bahwa SK (Bupati Boyolali) nomor 360/593 tahun 2021 tentang Penetapan Siaga Darurat kekeringan.

Merujuk pada BMKG, kata dia, tahun ini merupakan kemarau basah yang artinya meski terjadi kemarau namun masih terjadi hujan. Hal tersebut mengakibatkan peta daerah rawan kekeringan juga berubah.

BERITA TERKAIT:
Boyolali Siaga Darurat Kekeringan, Ini Langkah Pemkab
Pemkab Boyolali Siaga Darurat Kekeringan
BPBD Boyolali Siapkan Bantuan 400 Tangki Air untuk Antisipasi Kekeringan
Kekeringan, Warga Boyolali Terpaksa Keluarkan Ratusan Ribu Rupiah untuk Beli Air Bersih
BPBD Klaten Distribusikan Ratusan Tangki Air Bersih ke Sejumlah Desa Terdampak Kemarau
Masyarakat Wonogiri Terima Bantuan 76 Tangki Air Bersih
Kekeringan, Warga Rembang Andalkan Dropping Air Bersih

Widodo menjelaskan, tahun lalu ada tujuh kecamatan yang masuk peta kekeringan di musim kemarau, di antaranya Kecamatan Tamansari, Kemusu, Juwangi, Wonosegoro, Wonosamodro, Musuk, dan Selo.

Untuk tahun ini, lanjut dia, Kecamatan Selo tidak masuk daerah yang mengalami krisis air bersih. "Selo memang punya potensi air dari (gunung) Merbabu dan Merapi, walaupun kecil," tuturnya, Selasa (14/9/2021).

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa turunnya SK tentang Penetapan Siaga Darurat kekeringan, pihaknya mulai melakukan droping air bersih ke masyarakat yang terdampak musim kemarau di enam kecamatan tersebut. Pemkab Boyolali telah menyiapkan 2.019 tangki air bersih untuk disalurkan kepada masyarakat.


tags: #kekeringan #pemkab boyolali # bpbd boyolali

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI