Alhamdulilah! 8,7 Juta Orang di Jateng Telah Divaksin

Dalam satu minggu sudah bisa memvaksin sekitar 1 juta 200-an.

Rabu, 15 September 2021 | 05:59 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang – Pemerintah Provinsi Jateng terus melakukan percepatan vaksinasi. Saat ini, jumlah orang yang telah divaksin total mencapai 8,7 juta orang. Jumlah itu akan terus digenjot setiap pekannya.

“Kalau jumlah orangnya 8,7 juta orang. Persentasenya 30 persen lebih. Rata-rata Jawa Tengah. Tentunya ini masih perlu percepatan,” kata Kepala Dinas Kesehatan Yulianto Prabowo usai rapat penanganan Covid-19 di Semarang, Selasa (14/9/2021).

Dengan jumlah itu, menurut Yuli, pihaknya akan terus melakukan perlu percepatan. Adapun jika dilihat dari minggu ke minggu, kata dia, terjadi peningkatan vaksinasi yang cukup siginifikan. 

BERITA TERKAIT:
Terima Hibah Alat Musik dari BJB Semarang, Kemenkumham Jateng: Semoga Berdampak Positif
Terkait Rakor Dilkumjakpol, Supriyanto: Guna Wujudkan Keterpaduan Sistem Peradilan Pidana
SMP di Jateng Jadi Klaster, Komisi X DPR Minta Sumber Penularan Ditelusuri
Kasus Covid-19 PTM di Jepara, Yulianto: Semua OTG Sudah Ada yang Sembuh
Ketua Dekranasda Jawa Tengah: Perajin Harus Banyak Dengar Konsumen
Kunjungi UVO 2021, Atikoh Beli Gitar Batik untuk Alam Ganjar
Ganjar Soroti Vaksinasi Lima Kabupaten yang Masih Rendah

“Di minggu terakhir kemarin, dalam satu minggu sudah bisa memvaksin sekitar 1 juta 200-an. Tentunya ini, faktornya antara lain kemampuan teman-teman di lapangan meningkat, tetapi juga ketersediaan vaksinnya meningkat,” jelasnya.

Dinkes berharap pula jika ketersediaan vaksin di Jateng bisa sesuai dengan yang mereka minta yakni 2,5 juta per minggu. Meski demikian, pihaknya bersyukur semingggu ini persediaan vaksin sudah ada 1,2 juta. Jumlah itu meningkat  cukup signifikan setiap minggu. 

“Harap kita memang inilah percepatan. Percepatan itu tidak hanya kemampuan menyuntikkan tapi juga ketersediaan vaksin yang ada,” terang dia

Pihaknya juga telah meluncurkan mobil pelayanan vaksinasi keliling atau bus vaksin. Diantaranya tujuannya untuk meningkatkan akses kelompok rentan yang saat ini terbatas, untuk bisa divaksin. Kelompok rentan itu didahulukan. Seperti, lansia, pra lansia, berpenyakit hipertensi, diabetes, ibu hamil, dan disabilitas. 

“Makanya Provinsi Jawa Tengah kan meluncurkan mobil pelayanan vaksinasi keliling. Ini untuk meningkatkan akses kelompok rentan yang saat ini terbatas,” ujarnya.


tags: #jawa tengah #dinas kesehatan #vaksinasi #yulianto prabowo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI