Bupati Brebes Idza Priyanti, Foto: Istimewa

Bupati Brebes Idza Priyanti, Foto: Istimewa

Brebes Kembali ke PPKM Level 14, Bupati Panggil Empat Direktur RS

Idza pun minta jaminan kesanggupan para direktur rumah sakit untuk tertib memasukkan data kasus Covid-19 setiap hari.

Rabu, 15 September 2021 | 08:15 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Brebes -  Bupati Brebes Idza Priyanti menyebut wilayahnya kembali ke PPKM level 4 karena ada keterlambatan (delay) input data laporan harian Covid-19. Ia pun memanggil 14 direktur rumah sakit (RS) di wilayahnya agar disiplin menginput data laporan virus Corona.

"Saya tegas kepada seluruh petugas pengentri data agar benar-benar meng-update data setiap hari. Sehingga, kejadian delay data seperti saat ini tidak terjadi kembali," kata Idza Priyanti, Selasa (14/9).

"Data yang ada saat ini belum sinkron, karena ada data delay yang terlambat dimasukkan. Data yang seharusnya dilaporkan bulan Juni, Juli, dan Agustus baru dimasukkan di bulan September," sambungnya.

BERITA TERKAIT:
Teten Masduki Tinjau Vaksinasi Covid-19 Bagi Pelaku Usaha di Brebes
Peringati HUT Lalu-Lintas Bhayangkara Ke-66, Polres Brebes Gelar Vaksinasi Massal
Truk Terjun ke Sungai Glagah, Satu Orang Tewas
Brebes Kembali ke PPKM Level 14, Bupati Panggil Empat Direktur RS
Brebes Masuk PPKM Level 4, Ganjar: Mungkin Memang Tidak Disiplin
Bocah Tenggelam di Sungai Pemali Ditemukan Tewas
Raih Penghargaan Produktivitas Tertinggi, Gus Yasin Ucapkan Selamat ke Cilacap dan Brebes

Idza pun minta jaminan kesanggupan para direktur rumah sakit untuk tertib memasukkan data kasus Covid-19 setiap hari.

Sementara itu, Direktur RSUD Brebes dr Rasipin mengakui adanya keterlambatan dalam mengentri data karena tenaga operatornya menjalani isolasi mandiri.

"Ini tidak hanya terjadi di Brebes. Hampir seluruh daerah mengalami hal yang sama, karena memang banyak tenaga operator yang terpapar virus Corona," terang Rasipin.

Rasipin menerangkan pada Juni dan Juli lalu banyak tenaga kesehatan di rumah sakitnya yang terkonfirmasi Covid-19, termasuk petugas entri data. Oleh karenanya terjadi keterlambatan entri data harian. Selain menjalani isoman, tenaga kesehatan yang bertugas disebut kewalahan menangani pasien corona.

"Entri data sempat sedikit terbengkalai karena tenaga kesehatan fokus pada penanganan pasien. Jadi seolah-olah dalam dua minggu ini terjadi peningkatan kasus. Padahal riilnya, terus terjadi penurunan," pungkasnya.


tags: #brebes #ppkm level 4

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI