Candi Borobudur, Foto: Istimewa

Candi Borobudur, Foto: Istimewa

Wisata ke Borobudur Disebut Haram, Ini Kata Balai Konservasi

Setiap kegiatan keagamaan di Candi Borobudur akan dilayani sesuai dengan aturan yang berlaku.

Rabu, 15 September 2021 | 08:56 WIB - Budaya
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Magelang -  Pendapat Ustaz Sofyan Chalid yang mengharamkan wisata ke Candi Borobudur viral. \Balai Konservasi Borobudur (BKB) yang bertugas melaksanakan konservasi dan pelestarian cagar budaya Borobudur menyebut keberadaan Candi Borobudur yang digunakan untuk kegiatan keagamaan hal tersebut sesuai dengan pemanfaatan cagar budaya. 

"BKB bekerja atas UU cagar budaya dan aturan yang berlaku. Pemanfaatan cagar budaya sesuai UU cagar budaya antara lain agama, pendidikan, kebudayaan, terus untuk pariwisata," ungkap Pamong Budaya Ahli Madya BKB Yudi Suhartono, Selasa (14/9).

Untuk itu, kata dia, setiap kegiatan keagamaan di Candi Borobudur akan dilayani sesuai dengan aturan yang berlaku.

BERITA TERKAIT:
Ada Ustaz Sebut Candi Borobudur Haram, Gus Yasin: Ini Peninggalan Sejarah Warga Indonesia
Ujicoba Pembukaan Candi Borobudur, Gus Yasin: Semoga Perekonomian Berputar
Wisata ke Borobudur Disebut Haram, Ini Kata Balai Konservasi
Borobudur Diselimuti Hujan Abu Merapi
Empat Titik Menuju Borobudur Ditutup
Cegah Corona, Zona I Candi Borobudur Ditutup
Stupa Candi Borobudur Dibuka Lagi

"Sesuai UU bagi melakukan kegiatan keagamaan, kita layani sesuai dengan peraturan yang berlaku, ada izin dan sebagainya. Kalau pengunjung (wisatawan) yang monggo mau mengunjungi silakan. Kami tidak terkait (video) itu. Kami concern sesuai dengan UU," lanjutnya.

Dalam UU No 11 tahun 2010 tentang cagar budaya ada dua yang membedakan pemanfaatan cagar budaya yakni living monument (monumen hidup) dan dead monument (monumen hidup). Untuk Candi Borobudur, jelas Yudi, termasuk dead monument karena saat ditemukan sudah tidak berfungsi seperti sedia kala.

"Sesuai UU cagar budaya, Candi Borobudur sebagai dead monument. Artinya tidak difungsikan lagi seperti dulu. Kalau ini sudah cagar budaya yang dilindungi UU juga sebagai warisan dunia," ujar dia.

Lebih lanjut ia menjelaskan, hal ini berbeda pemanfaatannya seperti dengan Pura Besakih di Bali dan Masjid Agung Demak yang berstatus cagar budaya. Keduanya saat ditemukan masih difungsikan sebagai tempat ibadah hingga sekarang, sedangkan Candi Borobudur saat ditemukan tidak digunakan dan terkubur.

"Iya berbeda, ditemukan sudah tidak berfungsi (Candi Borobudur). Ditemukan pertama kali Raffles tahun 1814, Borobudur sudah ditumbuhi sangat rimbun, ditumbuhi pohon besar. Catatan yang ada, ditumbuhi tertutup. Dead monument," tutupnya.


tags: #candi borobudur #haram

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI