Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto: Istimewa

Bupati Karanganyar, Juliyatmono. Foto: Istimewa

Bupati Karanganyar Minta Kantin Sekolah Tak Buka Dulu

Jika semua aturan dilaksanakan PTM bakal berjalan mulus

Rabu, 15 September 2021 | 08:46 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Karanganyar – Bupati Karanganyar Juliyatmono meminta agar kantin sekolah tak buka lebih dulu selama ujicoba pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM). Bukanya kantin dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan siswa.

Bupati menerangkan bahwa PTM kali ini sifatnya masih ujicoba dan dilakukan terbatas. Untuk itu, sebaiknya pihak sekolah bijaksana untuk tidak membuka kantin terlebih dulu.

“(Pembukaan kantin) berpotensi memicu penyebaran covid.” tuturnya, Selasa (14/9/2021). 

BERITA TERKAIT:
Masih Ada Orangtua Belum Izinkan Anak Ikut PTM
Pemkot Pekalongan Siap Perluas Pembelajaran Tatap Muka
Bupati Karanganyar Minta Kantin Sekolah Tak Buka Dulu
Ganjar Perintahkan Adanya Laporan Harian dari Sekolah yang Gelar PTM
Tak Ada Temuan Corona, Boyolali Perluas PTM
Sekolah di Wonogiri Dilarang Wajibakan Siswa Beli Seragam Baru
Gibran: Saya Sangat Pro Pelaksanaan PTM

Pada uji coba ini, kata dia, diperlukan upaya antisipasi maksimal pencegahan Covid-19,  mulai dari disiplin protokol kesehatan, dilarang menggunakan mobil jemputan kolektif, kuota dibatasi 50%, dan lain-lain.

Selain itu, Bupati mengimbau sebaiknya siswa tidak jajan di penjual makanan yang biasa keliling atau mangkal di dekat sekolahan. Bahkan, diwajibkan juga agar siswa diantar langsung oleh wali muridnya. Selain itu jam sekolah juga dipadatkan hanya dua jam PTM.

Selanjutnya, Bupati meminta agar aturan ini dipahami dan dilaksanakan demi kebaikan bersama. “Semua ini dilakukan guna memenuhi standar persyaratan PTM.” ujarnya.

Jika semua itu dilaksanakan, imbuh dia, PTM bakal berjalan mulus dan dan dilanjutkan dengan perluasan pembukaan PTM diseluruh sekolah di Karanganyar.


tags: #pembelajaran tatap muka #ptm #juliyatmono #tidan membuka kantin

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI