Wamenkumham Eddy Hiraej menyerahkan jenazah I Wayan Tirta, korban kebakaran Lapas Tangerang ke keluarga, Foto: Istimewa

Wamenkumham Eddy Hiraej menyerahkan jenazah I Wayan Tirta, korban kebakaran Lapas Tangerang ke keluarga, Foto: Istimewa

Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Keluarga

Eddy Hiraej juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban tewas kebakaran Lapas Tangerang.

Rabu, 15 September 2021 | 10:40 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Tangerang - Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) kembali menyerahkan jenazah korban kebakaran Lapas Kelas I Tangerang ke keluarga. Kali ini penyerahan jenazah dilakukan oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM (Wamenkumham) Eddy Hiraej.

"Kami baru saja menyerahkan salah satu jenazah korban kebakaran di Lapas Tangerang," ungkap Eddy Hiraej di RS Polri Kramat Jati Jakarta Timur, Rabu (15/9).

Tiga jenazah yang diserahkan pagi ini adalah I Wayan Tirta, Eko dan Irfan. 

BERITA TERKAIT:
Didesak Mundur Gegara Kebakaran Lapas Tangerang, Ini Jawaban Yasonna
Satu Jenazah Korban Kebakaran Lapas Tangerang Diserahkan ke Perwakilan Kedubes Portugal
Satu Korban Kebakaran Lapas Tangerang Dipulangkan ke Lapas
38 Jenazah Korban Kebakaran Lapas Diserahkan ke Keluarga
Lapas Tangerang Kebakaran, Polisi Kembali Periksa Petugas Lapas hingga Napi
Kondisi Dua Korban Kebakaran Lapas Tangerang Stabil, Satu Kritis
Antisipasi Kejadian Tangerang, Lapas Semarang Gelar Simulasi Pemadaman Api

Dalam kesempatan itu, Eddy Hiraej juga menyerahkan santunan kepada keluarga korban tewas kebakaran Lapas Tangerang. Eddy juga menyampaikan rasa dukacita atas peristiwa tragis tersebut.

"Kami menyerahkan juga uang santunan sebagai tali asih dari Kemenkumham, tentunya dengan perasaan duka cita yang sangat mendalam bahwa apa yang terjadi sama sekali tidak kita inginkan bersama," jelasnya.

"Jangan dilihat dari besaran uang dukanya, tapi dilihat dari salah satu tanggung jawab dan tali kasih kita kepada keluarga korban," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan terima kasih kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri dan dokter forensik yang membantu proses identifikasi para jenazah korban kebakaran Lapas Tangerang.

"Kita ketahui 40 korban dalam kondisi yang sebenarnya tidak mudah untuk tim DVI Polri melakukan identifikasi, tapi dengan kerja keras dan profesional banyak dimiliki tim DVI Polri, alhamdulillah sampai dengan saat ini sudah 25 jenazah yang telah diidentifikasi," tukasnya.

Hingga saat ini tersisa 16 jenazah yang belum teridentifikasi. Hiraej berharap proses identifikasi 16 jenazah lainnya berlangsung lancar.

Per Senin (13/9), total korban tewas kebakaran Lapas Tangerang sebanyak 48 warga binaan. Sementara 73 lainnya mengalami luka-luka.
 


tags: #lapas kelas i tangerang #kebakaran

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI