Dialog Siang dengan tema Dunia Penyiaran di Era Digital. Foto: Dok. Kuasakatacom.

Dialog Siang dengan tema Dunia Penyiaran di Era Digital. Foto: Dok. Kuasakatacom.

Lembaga Penyiaran Terdampak Pandemi, KPID Jateng: Harus Ada Sinergitas

Jika dulu ada persaingan, saat ini sudah masuk era kolaborasi.

Rabu, 15 September 2021 | 12:10 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Provinsi Jawa Tengah berbincang soal Dunia Penyiaran di Era Digital. Terkait hal ini, KPID selaku regulator dan pengawas penyiaran, selalu mengawasi konten sebagaimana yang diatur dalam undang-udang penyiaran.

"Kita menjamin supaya industri penyiaran ini tetap sehat, dan persaingan itu tercipta dalam kerangka yang sehat. Sehingga semuanya bisa bertumbuh untuk kesejahteraan masyarakat Jawa Tengah," tutur Ketua KPID Jateng, Muhammad Aulia Asyyahidin saat menjadi narasumber di Dialog Siang yang disiarkan di akun Youtube radio Temanggung FM, Rabu (15/9/2021).

Aulia mengatakan, secara umum dunia penyiaran di Jawa Tengah berjalan dengan baik, terutama radio. Dari beberapa kali pantauan ke daerah, kata dia, aspek kelembagaan radio dinilai baik, aspek penyiarannya juga baik.

BERITA TERKAIT:
Di Era Digital, Lembaga Penyiaran Harus Jadikan Perubahan Sebagai Peluang Baru
Lembaga Penyiaran Terdampak Pandemi, KPID Jateng: Harus Ada Sinergitas
Beri Pembelajaran, DPRD Jateng Dukung Kegiatan Parlemen Remaja 2021
KPID Jateng: Siaran Belum Ramah dan Sensitif Gender
KPID Jateng: Trans7 Peringkat Pertama Potensi Pelanggaran Siaran
KPID: Siaran Media Belum Aman Dikonsumsi Anak Tanpa Pengawasan Ortu
KPID Jateng: Hari Anak Nasional Harus Jadi Momentum Peneguhan Komitmen Siaran Ramah Anak

"Bahwa ada hal yang belum ideal di masa yang luar biasa ini, di masa Covid ini, kita maklumi. Tapi bahwa sesuatu yang ideal itu terjadi karena situasi, bukan sesuatu yang disengaja. Hal tersebut dilakukan dalam rangka penyelamatan." terangnya.

Disinggung soal banyaknya lembaga penyiaran yang terdampak pandemi Covid-19, Aulia menjelaskan bahwa harus ada sinergitas yang kuat antar lembaga penyiaran. Ia menyebut, jika dulu ada persaingan, saat ini sudah masuk era kolaborasi.

"Apa yang tidak dipunyai oleh radio A bisa diisi oleh radio B. Apa yang tidak mampu dilakukan radio A bisa dilakukan radio B. Terjadi sinergi dan kolaborasi. Tidak lagi bersifat kompetisi namun bersama-sama  saling menguatkan untuk meraih sesuatu yang lebih baik," jelasnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa belum lama ini, KPID Jateng mengadakan workshop di Solo untuk eks karesidenan Surakarta terkait bagaimana radio-radio ini menghadapi era yang sedemikian sulit. Ia menyebut, ada data-data yang sebenarnya menunjukkan sesuatu yang menggemberikan bahwa anggapan kita, radio terutama, berada di senja itu salah.

"Melihat bisnis itu berada di senja (tak lagi diminati) itu karena kita berdirinya di bawah ufuk. Tapi kalau kita berdirinya di atas ufuk, itu akan indah." imbuh Aulia.


tags: #kpid jateng #radio #muhammad aulia asyyahidin #dunia penyiaran di era digital

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI