Ilustrasi Komnas HAM, Gambar: Istimewa

Ilustrasi Komnas HAM, Gambar: Istimewa

Terkait Pelecehan Pegawai, Komnas HAM Minta Data dan Sikap Resmi KPI

Komnas HAM saat ini masih dalam tahap pengumpulan keterangan.

Rabu, 15 September 2021 | 13:22 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Komnas HAM menerima keterangan dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait pelecehan seks dan perundungan sesama pegawai pria. Selain meminta keterangan, Komnas HAM juga meminta data keterangan sikap resmi KPI dalam merespon dugaan peristiwa pelecehan tersebut.

"Keterangannya terkait peristiwa yang ada, kemudian tahun berapa (peristiwa), kita didasarkan pada rilis (korban) yang sudah beredar di publik. Trus bagaimana respon KPI artinya secara kelembagaan persiapan komisioner kemudian jajaran kesekjenan," ungkap Komisioner Komnas HAM Beka Ulung di kantornya, Menteng Jakarta Pusat, Rabu (15/9).

"Ada data kami minta kepada teman KPI untuk kemudian mengirimkan rilis resmi atau sikap resmi dari KPI terkait kasus ini, plus komunikasi dengan pihak-pihak terkait, misal kepolisian kan sudah ada komunikasi dan surat menyurat. Kami juga menginginkan KPI menyediakan data data tersebut," sambungnya.

BERITA TERKAIT:
56 Pegawai KPK Akan Dipecat, Komnas HAM: Kenapa Harus 30 September?
Komnas HAM: Jokowi Masih Bisa Ambil Sikap Terkait TWK KPK
Terkait Pelecehan Pegawai, Komnas HAM Minta Data dan Sikap Resmi KPI
Komnas Ham Minta Pemerintah Usut Tuntas Kasus Kebakaran Lapas Tangerang
Komnas HAM Tetap Proses Aduan Pegawai KPI Korban Pelecehan
Terkait Pelecehan, Komnas HAM Segera Kirim Surat Panggilan ke KPI-Polisi
Korban Pelecehan Pegawai KPI Belum Lapor, Komnas HAM Akan Jemput Bola

Ia menjelaskan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada KPI merujuk dari rilis runtutan peristiwa yang dibuat oleh korban (MS). Dia belum bisa memastikan apakah ada perbedaan keterangan yang disampaikan pihak KPI dengan korban.

"Kita belum bisa menyampaikan ada perbedaan keterangan atau tidak. Yang jelas kami mendasarkan pertanyaan kepada rilis (korban) setelah ini kami akan sandingkan bagaimana kemudian (keterangan) versi MS kemudian versi teman-teman KPI, jadi kami belum bisa menyampaikan ini beda atau tidak," ujarnya.

Lebih lanjut, ia membeberkan Komnas HAM saat ini masih dalam tahap pengumpulan keterangan belum sampai kepada analisis kasus. Untuk itu, Beka tidak ingin berspekulasi lebih jauh terkait hasil kesimpulan dari kasus tersebut.

"Kita baru tahap mengumpulkan keterangan belum menganalisa terhadap keterangan yang dikumpulkan. Kita nggak mau berspekulasi lebih jauh supaya nanti dari kepolisian bisa jadi ngasihnya lain lagi, saya nggak mau," tukasnya.

Tak hanya itu, mengatakan masih ada beberapa tahapan lagi yang akan dilalui Komnas HAM sebelum nantinya menyimpulkan dan memberi rekomendasi. Salah satunya meminta keterangan dari pihak kepolisian.

"Tahapnya hari ini permintaan keterangan dari KPI, kami suah dapat dari MS juga sudah dapat, nanti siang dari kepolisian, kita akan lihat seperti apa polisi memberi keterangan. Setelah itu baru kami menganalisa mana yang beda mana yang sama, termasuk dari sisi waktu dan bentuk kejadian setelah itu mengambil kesimpulan dan rekomendasi," pungkasnya.


tags: #komnas ham #kpi #pegawai #pelecehan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI