Dua pemudi asal Kabupaten Kendal yakni Agnes Wilis Prawismi (kanan) dan Claudya Oliviani Yosephine (kiri) yang meraih juara dua tingkat Nasional dari Perpusnas RI (foto: dok pribadi)

Dua pemudi asal Kabupaten Kendal yakni Agnes Wilis Prawismi (kanan) dan Claudya Oliviani Yosephine (kiri) yang meraih juara dua tingkat Nasional dari Perpusnas RI (foto: dok pribadi)

Duo Pemudi Asal Kendal Ini Raih Juara 2 Lomba Vlog Perpusnas RI

Sehari setelah sesi presentasi, Perpusnas merilis video pengumuman di kanal Youtube dan Instagramnya.

Rabu, 15 September 2021 | 17:23 WIB - Didaktika
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Kendal - Dua pemudi asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah yakni Agnes Wilis Prawismi (28) dan Claudya Oliviani Yosephine (27) berhasil meraih Juara 2 dalam lomba literasi Vlog Challenge 2021 yang diadakan oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI), beberapa waktu lalu. Juara 2 ini didapat setelah mengungguli peserta asal Bandung yang awalnya berada diposisi 2 ketika lolos di 3 besar 

Dalam videonya yang berjudul Jabat Tangan literasi Kampung Halaman, pemudi yang akrab Agnes dan Olive mengangkat kisah kegiatan kolaborasi literasi antar pemuda di Kabupaten Kendal, yaitu bersama Andrean Eka dari Sanggar Rejo Kecamatan Pageruyung, Ghilmanul Faton dan Rifki Mubarok dari Lapak Baca Rak Niat Kecamatan Kangkung. Berawal dari membuat zine atau buku sederhana untuk anak-anak di kampung selama masa pandemi, mereka terus bekerjasama dalam pengembangan literasi dan dokumentasi tradisi.

“Proses lomba diawali dengan pengumpulan video karya melalui kanal Youtube dan website resmi Perpusnas RI, yang dilanjutkan penilaian oleh dewan juri untuk menentukan 10 video terbaik. Dewan juri pada lomba vlog ini adalah Nelwati dari Perpusnas, Kang Maman Suherman seorang pegiat literasi, dan Jovial da Lopez seorang content creator kenamaan Indonesia,” kata Olive, kepada KuasaKatacom, Rabu (15/9)

BERITA TERKAIT:
Duo Pemudi Asal Kendal Ini Raih Juara 2 Lomba Vlog Perpusnas RI
Proyek Pasar Darurat Weleri Roboh
Selama Pandemi, 70 Ribu Warga Kendal Nganggur
Tidak Terima Dituntut Cerai, Seorang Pria di Kendal Nekad Bakar Diri Bersama Anaknya
Damkar Kendal: Pedagang Pasar Harus Diedukasi Pencegahan Kebakaran!
Tjahjo Kumolo Harap MPP Kendal Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi
Lumpuh dan Sendirian di Rumah, Seorang Kakek di Kendal Meninggal Terbakar

Pada tahap seleksi pertama, video karya Agnes dan Olive berhasil masuk peringkat 5 dalam 10 besar video terbaik. Peserta yang masuk 10 besar ini mendapat mentoring via Zoom Meeting bersama Jovial da Lopez, pada 24 Agustus 2021, dan diberi kesempatan selama satu minggu untuk memperbaiki video dari segi kualitas dan isi dari konten video masing-masing. Dari 10 besar ini kemudian diseleksi kembali untuk mendapatkan posisi 3 besar. 

“Setelah menerima berbagai masukan ketika mentoring, akhirnya Agnes dan Olive melakukan take ulang untuk memperbaiki video. Karyaku bersama Agnes berhasil lolos ke 3 besar dan lanjut ke final. Peserta 3 besar lainnya adalah Bayu Angga, Iqbal Sunni, dan Al Iksan Bayu yang merupakan tim dari Kabupaten Tanggamus, Lampung dan Rony Anwari dari Kabupaten Bandung, Jawa Barat,” ungkapnya

Pada tanggal 8 September 2021, lanjutnya, 3 tim terbaik ini mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan video mereka di hadapan tiga dewan juri melalui Zoom Meeting. Agnes dan Olive memaparkan bahwa karya mereka unggul karena dibuat sendiri oleh pelaku literasi dan memiliki originalitas yang kuat pada cerita dan musik.

“Banyak masukan dari para juri dalam sesi presentasi tersebut. Salah satunya dari bu Nelwati yang berharap agar kami terus berinovasi dalam mengembangkan literasi di kampung halaman, dan menurut Kang Maman, konten yang kami sampaikan sangat jujur dan apa adanya. Kang Maman juga berpesan agar kita tetap jujur dan naïf dalam membuat konten video selanjutnya. Dari Jovial sendiri mengapresiasi dan memberikan nilai plus terhadap musik kami yang orisinil, dan ditulis serta dinyanyikan sendiri oleh Agnes,”  beber dia

Sehari setelah sesi presentasi, kata dia, Perpusnas merilis video pengumuman di kanal Youtube dan Instagramnya dengan hasil tim dari Tanggamus sebagai juara 1, tim dari Kendal sebagai juara 2 dan tim dari Bandung sebagai juara 3. “Tentu hal ini menjadi kejutan bagi untukku dan Agnes yang peringkatnya terus naik di setiap tahap penilaian,” jelasnya
 
Proses lomba yang berjalan selama 6 minggu ini, kata dia, menjadi pengalaman belajar yang baik untuk Agnes dan Olive, karena lomba ini tidak hanya berupa pertandingan tetapi juga memberi bekal yang baik melalui kegiatan mentoring dengan content creator profesional.

“Hal ini adalah kali pertamanya kami mengikuti lomba membuat video dan berhasil mendapat juara 2. Padahal kami berdua juga seorang pemula dalam pembuatan video seperti ini,” tandas Olive


tags: #kabupaten kendal #literasi #lomba

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI