Catat Lur! 17 September Mendatang Jateng Gelar UKM Expo 2021

Gelaran UVO 2021 sesi dua mengunggulkan produk dari sektor kriya kayu (furniture).

Kamis, 16 September 2021 | 01:55 WIB - Ekonomi
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali menggelar UKM Virtual Expo (UVO) 2021. Mengambil tema Furniholic UKM, pameran online ini diikuti 407 Usaha Kecil Menengah dan Koperasi dengan 4.159 produk. 

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (Dinkop UKM) Jawa Tengah Ema Rachmawati mengatakan, UVO 2021 sesi dua, digelar pada 17-19 September 2021. Jika berminat melihat dan bertransaksi, warga bisa mengakses laman https://www.ukmvirtualexpo.com.

Ia menyebut, ajang UVO sudah diselenggarakan sebanyak empat kali. Program yang dimulai pada 2020 ini, bertujuan memberi wadah promosi dan pemasaran bagi produk-produk UKM secara online. 

BERITA TERKAIT:
Hingga September, Pemerintah Salurkan KUR di Jateng Hingga Rp32,08 Triliun
Menko Perekonomian Apresiasi Perbankan Terkait Penyaluran KUR
Catat Lur! 17 September Mendatang Jateng Gelar UKM Expo 2021
Wujud Kemitraan Angkat Produk Lokal, Alfamart Pasarkan Produk UMKM Brebes
Mbak Ita Apresiasi Hadirnya Gerai Fresh Flesh di Semarang
UMKM Pasca Pandemi, Intan Fauzi: Tingkatkan Ketrampilan
Pagu KUR 2021 Rp253 Triliun, Tunjukkan Komitmen Pemerintah Terhadap UMKM

Dikatakan Ema, gelaran UVO 2021 sesi dua mengunggulkan produk dari sektor kriya kayu (furniture). Ia menyebut, produk kayu dari Jawa Tengah banyak diminati oleh pasar luar negeri. Pada pameran  kali ini, Pemprov Jateng bersama Bank Indonesia, Bank Jateng dan pihak swasta akan mempertemukan pengusaha UKM furnitur dan pembeli dari Belgia dan Jepang. 

"Tema Furniholic (furniture dan home decor) dipilih karena saat ini Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui Dinas Koperasi UKM sedang melakukan ekspansi pasar luar negeri khususnya Belgia, Jepang dan Perancis," ujar Ema, Rabu (15/9/2021). 

Dijelaskan Ema, UVO 2021 sesi dua sebanyak 88 UKM furnitur ikut berpameran. Selain itu, adapula UKM makanan dan minuman sejumlah 163, UKM fashion 126 dan UKM aksesoris sebanyak 30 pengusaha. 

"Nanti pada acara tersebut, ada pembentukan factory sharing furniter Jateng. Adapula penetrasi produk UKM furnitur ke luar negeri," bebernya 

Kepala Bidang Pemasaran Dinkop UKM Jateng Julie Emmy Lia mengatakan, produk furnitur Jateng banyak diminati oleh pasar luar negeri. Selain berkualitas, pasar ekspor juga meminati furnitur Jateng yang dihasilkan dari produk kayu berkesinambungan. 

"Pasar Belgia dan Jepang suka produk yang compact dan ramah lingkungan dari sumber yang diregenerasi. Contohnya pasar Belgia itu suka meja dari akar-akaran. Saat ini buyer (pembeli) sudah antre produk UKM Magelang," ungkap Julie. 

Untuk pameran kali ini, produk-produk yang dipamerkan telah mendapatkan kurasi dari Belgia maupun Jepang. Hal itu untuk memastikan, produk yang dihasilkan diminati oleh konsumen dan dapat terserap oleh pasar. 

Terkait dampak Covid-19 terhadap bisnis UKM furnitur, Julie menyebut hal itu memang terasa. Hal itu terutama proses pengiriman ke luar negeri yang terbatas dan mahal. 

Oleh karenanya, Pemprov Jateng bekerjasama dengan Bank Indonesia dan perusahaan swasta untuk membuka jalan ekspor bagi UKM kayu. Hasilnya, pada 23 September 2021, akan ada pemberangkatan kontainer berisi furnitur ke Belgia untuk dapat berpameran di negeri itu. 

Terakhir, ia berharap melalui pameran ini dapat membuka kesempatan bagi UKM furnitur dapat berjualan di Belgia dan Jepang.


tags: #umkm #furniture #belgia #pemerintah provinsi jawa tengah

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI