Ilustrasi Jenazah. Foto: Istimewa.

Ilustrasi Jenazah. Foto: Istimewa.

Kalah Duel, Seorang Pria Tewas

Pelaku memukulkan benda tumpul ke kepala korban hingga korban terjatuh dan tetap terus dipukul sampai korban meninggal dunia.

Kamis, 16 September 2021 | 06:55 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Bantul – Seorang pria inisial BS (59) warga Kemantren Mantrijeron, Yogyakarta, tewas usai terlibat perkelahian dengan NE (25). Peristiwa itu terjadi di rumah kontrakan korban di Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, DIY.

Di hadapan polisi, NE mengakui semua perbuatannya dan mengaku khilaf lantaran sempat mendapat perlakuan kasar dari korban.

"Saya minta maaf, saya khilaf," kata NE saat dihadirkan dalam jumpa pers di Mapolres Bantul, Rabu (15/9/2021).

BERITA TERKAIT:
Kalah Duel, Seorang Pria Tewas

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bantul AKP Ngadi menerangkan bahwa NE pernah menjalani perawatan di RSJ Ghrasia, Sleman. Untuk memastikan kondisi kejiwaannya, akan dilakukan pendalaman lebih lanjut soal kasus pembunuhan ini.

"Ada informasi 3-4 bulan sempat jalani perawatan di RS Ghrasia Pakem, tapi masih akan dalami. Karena itu tetap diproses, nanti akan dimintakan keterangan saksi ahli apakah layak disidangkan atau tidak," katanya.

AKP Ngadi memaparkan, insiden itu terjadi saat NE duduk di depan rumah pamannya di Sewon, Selasa (14/9/2021) sore. Pelaku saat itu melihat korban pulang naik sepeda ontel.

"Dan pelaku bermaksud main ke kontrakannya (korban) karena posisi (kontrakan korban) ada di belakang rumah paman pelaku," ujarnya.

Saat di kontrakan korban, NE melakukan hal aneh yakni pelaku membalurkan nasi ke kepala pelaku dan seluruh tubuhnya. Tak hanya itu, pelaku juga mengambil lagi nasi lalu dibalurkan ke kepala korban yang saat itu akan ke kamar mandi.

Ulah NE itu sontok memancing emosi korban. BS memukul pelaku dengan kayu balok. Nahas, pelaku berhasil merebut kayu balok tersebut. "Kemudian pelaku membalas dan terjadi saling pukul yang akhirnya dimenangkan oleh pelaku. Karena pelaku memukulkan benda tumpul ke kepala korban hingga korban terjatuh dan tetap terus dipukul sampai korban meninggal dunia," jelasnya.

"Setelah dinasihati, pelaku dapat diamankan dan dibawa ke Polsek Sewon," terangnya.

AKP Ngadi mengatakan, NE mengaku hanya membela diri lantaran mendapat pukulan dari korban dengan menggunakan kayu. "Tersangka awalnya membela diri karena dipukul lebih dulu oleh korban menggunakan sebilah kayu, akhirnya membalas pukulan tersebut menggunakan sebilah kayu." ucapnya.

AKP Ngadi menambahkan, NE terancam hukuman tujuh tahun penjara lantaran disangkakan Pasal 338 dengan hukuman maksimal 15 tahun penjara dan disangkakan Pasal 351 ayat (3).


tags: #duel #mapolres bantul #kasat reskrim polres bantul

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI