Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Korban Arisan Online Terus Bertambah

Nilai kerugian material bervariasi yang mencapai totalnya ratusan juta rupiah.

Minggu, 19 September 2021 | 13:54 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo – Sejumlah ibu-ibu yang mengaku korban arisan online medatangi Mapolresta Surakarta. Kedatangan mereka melaporkan kasus penipuan modus arisan online yang mereka alami. Mereka pun meminta kasus penipuan itu diusut tuntas.

Salah satu pelapor, Amanda mengatakan bahwa bahwa jumlah korban arisan online terus bertambah.

“Awalnya yang laporan cuma dua orang, saya sama teman satu. Kini tambah lagi,” tuturnya di Mapolresta Surakarta, Sabtu (18/9).

BERITA TERKAIT:
Korban Penusukan Gegara Arisan Online Akhirnya Meninggal
Polisi Tangkap Empat Pelaku Arisan Bodong, Kerugian Lebih dari Rp 100 Juta
Pelaku Arisan Online Bodong di Salatiga Terancam Lima Tahun Penjara
Korban Arisan Online Terus Bertambah
Tilep Uang Ratusan Juta, Tersangka Arisan Bodong Tertangkap
Sejoli Ini Ditangkap Gegara Tipu Ratusan Warga Lewat Arisan Online
Marak Kasus Arisan Bodong, Ini Pesan Polisi untuk Warga

Amanda menyebut nilai kerugian material bervariasi yang mencapai totalnya ratusan juta rupiah.

“Terlapor itu sebenarnya teman saya. Terus saya ditawari ikut arisan online. Macam-macam, ada yang Rp 1 juta, Rp 2 Juta, Rp 3 juta,” paparnya.

Sebelumnya diberitakan, resepsi pernikahan terduga pelaku arisan bodong di Kawasan Mojosongo, Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah, digerudug sejumlah korbannya pada Minggu (12/9/2021). Terduga pelaku arisan bodong inisial J disebut membawa kabur uang para korbannya dengan nilai ratusan juta rupiah.

salah seorang korban, Bara Nuina mengaku telah setor kepada J Rp 160 juta.  “Kami ditawari arisan oleh dia. Saya sudah masuk uang arisan Rp 161 juta, tapi baru dikembalikan Rp 14 juta,” tuturnya, Senin (13/9/2021).

Saat mendatangi resepsi pernikahan J, para korban juga membawakan karangan bunga bertuliskan “jangan lupa uang member-membermu yang kamu bawa tolong dilunasi. Dari korban-korban arisan bodong by Judas.”

Saat mereka menggerudug acara resepsi tersebut, sempat terjadi keributan. Pihak keluarga pun mengusir para terduga korban untuk segera meninggalkan lokasi resepsi. “Sebenanya saya ingin cara kekeluargaan, karena kenal sudah lama,” ujarnya.

Bara menjelaskan, pelaku sempat berjanji menyelesaikan kekurangan pembayaran kepada anggota arisan. Namun hingga kini tidak ada kejelasan bagi anggota arisan. Ia malah dikejutkan dengan kabar pelaku mau menikah.

“Ini sudah September, kami dengar dia nikah itu syok. Jadi langsung dateng ke resepsi,” ucapnya.

Saat dimintai keterangan, pelaku maupun pihak keluarga enggan memberikan komentar.


tags: #arisan online #arisan bodong #mapolresta surakarta

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI