Muncul Kluster Pendidikan, Dian Kristiandi Putuskan PTM Ditutup Sementara

PTM akan kembali dibuka setelah evaluasi-evaluasi yang dilakulan selama penutupan sementara ini.

Rabu, 22 September 2021 | 16:58 WIB - Didaktika
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jepara- Bupati Jepara Dian Kristiandi memutuskan untuk kembali menutup pembelajaran tatap muka (PTM) di semua tingkatan di Kabupaten Jepara. Keputusan ini diambil lantaran adanya kluster penyebaran covid-19 di salah satu sekolah di kota ukir. Keputusan ini disampaikan oleh orang nomor satu di Kabupaten Jepara ini saat mengunjungi MTs Al Muttaqin Desa Rengging Kecamatan Pecangaan, Rabu (22/9/2021).

Dian Kristiandi sengaja datang langsung ke MTs Al Muttaqin Desa Rengging lantaran ada 25 siswanya yang terpapar covid-19. Kedatangan Andi untuk memastikan jika PTM di sekolah ini sudah dihentikan pasca temuan kasus covid-19 tersebut.

"Setelah adanya kluster di dunia pendidikan ini, maka kita putuskan untuk pembelajaran tatap muka ditutup sementara untuk semua jenjang atau tingkatan," kata Dian Kristiandi.

BERITA TERKAIT:
Datang ke Karimunjawa, Hesti Nugroho Semangati Rini, Penderita ALS
Hesti Lantik Pengurus Kwartir Ranting Pramuka Karimunjawa
Masih Pandemi, Hesti Ajak Kader PKK Jepara Tebar Manfaat di Tengah Masyarakat
Disdukcapil Jepara Buka Layanan Konsolidasi NIK di Lokasi Vaksinasi
Sederhana, Peringatan Hari Santri di Lingkungan Pemkab Jepara Diisi Dengan Doa dan Istigasah
Bupati Jepara Menebar Optimisme Sudahi Pandemi
Bupati Jepara Sebar Relawan Antinarkoba ke Desa

Ditanya sampai kapan penutupan ini akan dilakukan, politisi PDIP ini menyampaikan jika PTM akan kembali dibuka setelah evaluasi-evaluasi yang dilakulan selama penutupan sementara ini. "Untuk semua masyarakat kembali kita sadarkan. Bahwa ini satu contoh yang sudah seperti ini," tegas Andi.

"Setelah kita berikan kelonggaran dengan boleh tatap muka, tapi ternyata di lapangan butuh penekanan yang lebih serius dari orangtua untuk mengingatkan putra-putrinya untuk menaati protokol kesehatan. Ini akan jadi evaluasi kita, sebab kesehatan siswa menjadi yang utama," jelas Andi.

Keputusan ini diambil, lanjut Andi, sembari kembali menyadarkan kita semua agar kembali menaati protokol kesehatan dimanapun berada. "Jika memang nanti hasil evaluasi memungkinkan, maka PTM akan kita buka kembali," ungkap Andi.

Keputusan itu diambil setelah Andi menerima intruksi dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah untuk menghentikan sementara PTM di seluruh wilayah Jepara. Penghentian sementara ini dilakukan minimal sepuluh hari atau dalam rentan waktu masa inkubasi.


tags: #jepara bangkit

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI