550 Warga Kabupaten Brebes Terima Sertifikat Program Redistribusi Tanah

Bupati Brebes Hj Ida Priyanti SE MH menyambut baik adanya pembegian sertifikat kepada 550 warganya melalui Program Redritibusi Tanah oleh Kantor Pertanahan. 

Rabu, 22 September 2021 | 21:50 WIB - Ragam
Penulis: Eko S . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM,  Brebes - Sebanyak 550 warga Kabupaten Brebes menerima sertifikat tanah secara gratis lewat Program Redistribusi Tanah. Penyerahan sertifikat tanah dilakukan secara simbolis secara bergilir oleh Bupati Hj Idza Priyanti SE MH, Kepala Kantor Pertanahan  Kabupaten Brebes Juarin Jaka Sulistyo dan perwakilan Forkompinda di Pendapa Kabupaten Brebes,  Rabu (22/9/2021).

Kepala Kantor Pertanahan  (ATR/BPN) Kabupaten Brebes Juarin Jaka Sulistyo mengatakan,  Program Redistribusi Tanah Agraria Tahun 202 iini,  wilayah Kabupaten Brebes menerima amanah sebesar 550 bidang tanah. 

"Ini diharapkan sebagai stimulus untuk memberikan motivasi  dan semangat kepada masyarakat yang lain," paparnya. 

BERITA TERKAIT:
550 Warga Kabupaten Brebes Terima Sertifikat Program Redistribusi Tanah
Bupati Idza Priyanti: Pandemi Covid-19 Tidak Boleh Jadi Penghalang untuk Berkarya
Bersepeda, Bupati Brebes Blusukan Bagikan Beras ke Warga
Di Mana Pun Berada, Bupati Brebes: Pejabat Harus Jadi Teladan di Lingkungannya
Ditandai Penurunan Semua Indikator, Mendagri: PPKM Darurat di Indonesia Berjalan Baik
194.953 Kantong Beras Didistribusikan untuk Warga Brebes di Masa PPKM
Bupati Brebes Salurkan 16.906 Paket Beras Bagi Warga Terdampak Pandemi Covid-19

Jadi,  lanjut Juarin, 550 bidang tanah ini diharapkan sebagai pioner untuk menggunakan dan memanfaatkan sebagai aset yang memberikan kepastian hukum termasuk asetnya dan juga memberikan aset ekonomi untuk meningkatkan usahanya.  

"Salah satunya melalui aspek hak tanggungan untuk meningkatkan usahanya.  tetapi bukan untuk menikah lagi dan itu harapan kita, sehingga lebih sejahtera," terang Juarin. 

Dijelaskan, sertifikat ini dialokasikan dari APBN tahun anggaran  2021. 
Redistribusi tanah ini, kata Juarin,  tahapannya yakni kalau pendaftarannya administrasi  lengkap itu biasanya tanah milik adat biasa. Tapi kalau ini tanah obyek Landreform atau tanah yang ditetapkan di atas tanah obyek landreform. Kemudian tahapannya yakni melalui tahapan pengukuran dan ukurannya tetap sama, tapi panitianya bukan panitia A tapi panitia pertimbangan landreform.  Dalam hal ini, ketuanya yakni Bupati. 

Sementara,  papar Juarin,  kalau pendaftaran  tanah sistematis lengkap (PTSL), melalui panitia A , di mana anggotanya yakni Kantor Pertanahan dan aparatur desa yang di dalamnya  termasuk masyarakat calon penerima manfaat. 

"Untuk target PTSL melalui APBN dan APBD,  dengan jumlah kurang lebih 95 ribu bidang.  Di mana,  7736 bidang tanah dari APBD dan sisanya dari APBN. Itu menyebar untuk wilayah di 41 desa/kelurahan yang ada di Kabupaten Brebes. harapannya di tahun 2025 mendatang program ini diharapakan sudah selesai.  Apabila memang program ini tetap berjalan secara konsisten, " tegas Juarin. 

Juarin mengemukakan;  sejak tahun 2O17 PTSL dilaksanakan di Kabupaten Brebes, total yang sudah bersertifikat sekitar kurang lebih 42 persen dan masih ada sekitar 600  ribu yang harus diselesaikan 

"Jadi di tahun 2025 mendatang,  apabila dapat alokasi baik dari APBN maupun APBD sebanyak 130 bidang maka empat tahun ke depan awluruh bidang tanah yang ada di Kabupaten Brebes selsaai 100 persen mempunyai kelastian hukum dan terdaftar, " tuturnya. 

Sementara, Bupati Brebes Hj Ida Priyanti SE MH menyambut baik adanya pembegian sertifikat kepada 550 warganya melalui Program Redritibusi Tanah oleh Kantor Pertanahan. 

"Pemkab Brebes sangat mendukung program ini,  dan masyarakatnya memperoleh manfaat dengan mendapatkan sertifikat tanah tersebut. Kepastian hukum dan kepemilikan tanahnya jelas dimiliki dan bisa dijadikan agunan untuk meningkatkan bidang usahanya dan menambah modal. Di samping pula tidak ada sengketa dan konflik lagi dengan kepemilikan sertifikat itu, " pungkas Bupati.


tags: #bupati brebes #sertifikat #kepala kantor pertanahan

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI