21 Tahun Berjuang, Kelompok Petani Kabupaten Semarang dapat Sertifikat Redistribusi Tanah

Sertifikat tersebut diserahkan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (22/9/2021). 

Kamis, 23 September 2021 | 11:24 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang - Setelah berjuang selama 21 tahun, para petani yang tergabung dalam Paguyuban Petani Penggarap Tanah Rakyat (P3TR) di Kabupaten Semarang, akhirnya mendapatkan sertifikat redistribusi tanah seluas 198 hektare di lereng Gunung Ungaran. sertifikat tersebut diserahkan secara virtual oleh Presiden Joko Widodo disaksikan oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Rabu (22/9/2021). 

"21 tahun (memperjuangkan tanah ini). Lawan saya tidak main-main, banyak pihak, macam-macam. Tidak semudah itu, banyak ganjalan-ganjalan," kata perwakilan Seorang Petani bernama Sutrisno.

Sebelumnya, Sutrisno juga sempat menceritakan kepada Ganjar terkait sejarah tanah tersebut. Bahkan ia menceritakan sangat runtut mulai sejak kependudukan Belanda dan Jepang di Indonesia sampai masa-masa setelah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia.

BERITA TERKAIT:
Kudus Target 650 Aset Tanah Sudah Bersertifikat Tahun Ini
21 Tahun Berjuang, Kelompok Petani Kabupaten Semarang dapat Sertifikat Redistribusi Tanah
550 Warga Kabupaten Brebes Terima Sertifikat Program Redistribusi Tanah

"Tahun 1955 diterbitkan surat leter D untuk bayar pajak. Lalu sekitar tahun 1965 para petani dikumpulkan dan dilarang menginjakkan kaki di tanah itu karena di tempat itu akan dibuat latihan tanam sampai tahun 1969. Tahu-tahu tanah itu diakui oleh PT Sinar Kartasura," bebernya.

Selanjutnya sejak tahun 2000, P3TK memperjuangkan agar tanah tersebut di-redistribusi. Perjuangan panjang itu akhirnya berhasil setelah ada program redistribusi tanah objek agraria.

"Setelah mendapatkan ini, sertifikat akan disimpan dengan catatan, nanti ada surat edaran kepada para petani, jangan sekali-kali tanah ini dijual," tandas dia.


tags: #sertifikat #paguyuban petani penggarap tanah rakyat #gubernur jawa tengah #ganjar pranowo #joko widodo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI