Kunjungi Klaten, Menko Airlangga Pimpin Tradisi Grebeg Apem Yaqowiyyu Kyai Ageng Gribig

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi masyarakat Klaten yang tetap menggelar tradisi itu.

Sabtu, 25 September 2021 | 08:46 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Klaten - Menko Perekonomian Airlangga Hartarto memimpin acara grebeg Apem Yaaqowiyyu Kyai Ageng Gribig di Jatinom Klaten, Jumat (24/9). Tradisi pembagian apem yang dilakukan secara turun temurun sejak 400 tahun silam itu digelar tiap tahun setiap bulan Safar itu.

Jika biasanya Grebeg Apem Yaaqowiyyu Kyai Ageng Gribig dilakukan secara meriah, namun kali ini digelar dengan cara sederhana. Acara dimulai dengan shalat Jumat berjamaah kemudian Airlangga didampingi Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama sejumlah anak cucu Kyai Ageng Gribig berziarah ke makam Kyai Ageng Gribig dan berdoa bersama.

Usai acara itu, Airlangga diminta keturunan Kyai Ageng Gribig untuk membagi-bagikan apem kepada masyarakat yang ada di sana. Biasanya, apem dibagi-bagikan dengan cara dilemparkan dan diperebutkan ribuan masyarakat. Namun kali ini, apem dibagikan secara simbolis, kemudian pasukan Gojek diminta berkeliling membagi-bagikan apem kepada masyarakat.

BERITA TERKAIT:
Situs Ganjar Mudah Diretas
Disebut Asal Bacot Soal Puan-Ganjar Dianggap Bodoh, Begini Tanggapan Rocky Gerung
Rocky Gerung Sebut Ganjar-Puan Bodoh Bagi Milenial, PDIP: Asal Bacot!
Banyak Kader Hebat di PDIP, Namun Keputusan Capres 2024 Kewenangan Megawati
PDIP Akan Sanksi Pendukung Ganjar dan Puan Deklarasi Capres
Balas Tudingan Loyalis Ganjar, Kader PDI Perjuangan Ungkap Prestasi Elektoral dan Ambisi Politik
Wapres Kunker ke Jateng Bahas Target Pengurangan Kemiskinan Ekstrim

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, tradisi Yaa Qowiyyu merupakan tradisi bagi-bagi apem yang dilakukan sejak Kyai Ageng Gribig. Tradisi itu sudah dilakukan lebih dari 400 tahun. Airlangga sendiri mengaku masih keturunan anak cucu Kyai Ageng Gribig.

"Simbah ini memberikan pengajaran tentang konsep berbagi. Selain itu, simbah Gribig juga menciptakan kegiatan ekonomi melalui pembuatan apem ini. Acara ini tiap tahun digelar," kata Airlangga

Karena pandemi, acara tidak digelar seperti biasa. Protokol kesehatan harus dilakukan, namun acara tetap digelar meski berbeda.

"Makanya kami mengajak ojek online untuk membagikan kepada masyarakat. Biasanya kan masyarakat datang. Kalau acara seperti biasa, prokesnya jelas tidak memungkinkan," jelasnya

Airlangga juga mengapresiasi penanganan Covid-19 di Jateng. Saat ini, sejumlah daerah di Jateng kondisinya sudah membaik.

"Klaten alhamdulillah sudah turun ke level 3, mudah-mudahan ke depan semakin turun dan ekonomi masyarakat di Klaten dan Jateng bisa bergerak," pungkas dia

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengapresiasi masyarakat Klaten yang tetap menggelar tradisi itu. Meski suasananya agak berbeda karena tidak bisa meriah, namun tetap dijalankan dengan khidmad. Iberharap tradisi Grebeg Apem Yaa Qowiyyu tetap lestari. Tahun depan, ia berharap tradisi ini bisa digelar seperti sebelum pandemi.

"Mudah-mudahan tahun depan sudah bisa baik dan acara ini digelar meriah," harap Ganjar


tags: #ganjar pranowo #klaten #airlangga hartarto #gubernur jawa tengah #menko perekonomian

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI