Ilustrasi Pilkada. Foto: Istimewa.

Ilustrasi Pilkada. Foto: Istimewa.

Untuk Pilkada 2024, Pemkot Solo Anggarkan Dana Rp 70 Miliar

Dana pilkada dapat dipenuhi dan tidak memberatkan sepanjang tidak dianggarkan dalam satu tahun anggaran.

Minggu, 26 September 2021 | 15:14 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo – Pemkot Solo telah menyiapkan anggaran pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 senilai Rp 70 miliar. Hal tersebut terungkap dalam rapat koordinasi pemenuhan kebutuhan pendanaan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota 2024 di balai kota Surakarta, Jumat (24/9/2021).

Rincian anggaran Pilkada 2024 itu meliputi, Komisi Pemilihan Umum (KPU) senilai Rp 44 miliar, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Surakarta Rp 16 miliar dan kepolisian sekitar Rp 10 miliar.

Salah seorang perwakilan tim anggaran pemerintah daerah (TAPD), Aditya S menerangkan bahwa dana Pilkada dapat dipenuhi dan tidak memberatkan sepanjang tidak dianggarkan dalam satu tahun anggaran.

BERITA TERKAIT:
Kader SKPP Jateng Diminta Aktif Awasi Tahapan Pemilu 
Untuk Pilkada 2024, Pemkot Solo Anggarkan Dana Rp 70 Miliar
Doli: Revisi UU Pemilu Sudah Mendekati Final
Bawaslu Kota Semarang Buka Pendaftaran Sekolah Kader Pengawas Partisipatif 2021
Bawaslu Kota Semarang Raih Penghargaan Kompetisi Kehumasan Tingkat Jateng
Bawaslu Kota Semarang dan UIN Walisongo Gelar Webinar Terkait Suap Demokrasi Berbalut Sadaqah
Sambangi Bawaslu Kota Semarang, Mahasiswa FH Undip Gelar Penelitian Terkait Pelibatan Anak Dalam Kampanye

“Kami usul tidak dicairkan dalam satu tahun anggaran. Jika dengan mekanisme pembentukan dana cadangan, itu justru akan terlalu panjang mekanismenya, karena banyak tahapan yang harus dilalui. Misalnya membentuk raperda sebagai embrio payung hukumnya. Pemkot siap mengalokasikan anggaran sesuai kebutuhan untuk kelancaran Pilkada,” tuturnya, Sabtu (25/9/2021).

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Surakarta Budi Wahyono mengatakan bahwa pihaknya memberikan apresiasi kepada pemkot yang telah mengambil inisiasi cepat sebagai langkah progresif.

Menurut Budi, sinergi antara Bawaslu, Pemkot, KPU, dan kepolisian cukup baik. Hal tersebut tercerminkan pada pelaksanaan Pilkada 2020 lalu. Saat itu, Pemkot telah menjalankan fungsi kewenangan sebagaimana digariskan undang-undang.

“Nah pada Pilkada 2024, sinergitas tersebut harus tetap terjaga dan ditingkatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa ada sejumlah opsi yang dapat diambil guna memenuhi anggaran Pilkada 2024. Antara lain pembentukan dana cadangan dari APBD apabila ketersediaan anggaran terbatas. Opsi lainnya yakni dengan skenario optimistis, yakni kebutuhan Pilkada dapat dipenuhi menggunakan dana murni APBD tahun berjalannya tahapan atau dengan kata lain dipenuhi dengan secara multiyears.


tags: #bawaslu #pemkot solo #pilkada #kpu

Email: redak[email protected]

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI