Korban tenggelam di kedung di Sungai Siantap tengah dievakuasi. Foto : emhaka/kuasakata.com

Korban tenggelam di kedung di Sungai Siantap tengah dievakuasi. Foto : emhaka/kuasakata.com

Seorang Anak Meninggal Saat Ciblon di Kedung Siantap Wonosobo

Camat Kalikajar Suratman membenarkan ketika dikonfirmasi jika korban yang tenggelam di Kedung Siatap merupakan anak-anak yang berasal dari Dusun Jenggeran.

Senin, 11 Oktober 2021 | 15:15 WIB - Ragam
Penulis: Emhaka . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Wonosobo- Saat mandi dan bermain (ciblon) di sebuah kedung di Sungai Siantap Jaraksari Wonosobo Jawa Tengah, seorang anak berinisial AD (12), tenggelam dan meninggal dunia setelah dilarikan di RSUD KRT Soetjonegoro setempat. 

Korban yang meninggal dunia dikabarkan beralamat di Dusun Jenggeran Desa Butuh Kidul Kalikajar Wonosobo. Dua teman korban yang ikut ciblon berhasil diselamatkan warga yang kebetulan melihat kejadian tersebut.

Dua korban selamat, sampai berita ini ditulis belum diketahui identitasnya. Keduanya, setelah diangkat dari kedung masih memberikan reaksi ketika ditolong. Sedang satu korban yang akhirnya meninggal dunia, tak bereaksi saat diangkat dari kedung.

BERITA TERKAIT:
Musim Kemarau, Tiga Desa di Sragen Alami Kekeringan
Seorang Anak Meninggal Saat Ciblon di Kedung Siantap Wonosobo
Telan Anggaran Rp 7, 59 Miliar, Pembangunan Kantor BPBD Klaten Ditargetkan Rampung November Mendatang
Drainase Tertimbun Longsoran, Tiga Rumah di Wonosobo Tergenang Air
Rumah Penderita Struk di Dieng Wonosobo Ludes Terbakar
Tim SAR Wadaslintang Wonosobo Ikuti Pembekalan Penanggulangan Bencana
Bupati Wonosobo Serahkan Bantuan ke Korban Kebakaran Rumah

Dari video yang dikirim ke KUASAKATACOM, tiga anak yang tenggelam berhasil ditolong warga setelah diketahui tenggelam di kedung berkedalaman kurang lebih dua meter itu. Kedung tersebut berada di atas jembatan Sungai Siantap yang mengubungkan daerah Wonolelo dengan Jaraksari.

Pertolongan Pertama
Camat Kalikajar Suratman membenarkan ketika dikonfirmasi jika korban yang tenggelam di Kedung Siatap merupakan anak-anak yang berasal dari Dusun Jenggeran Desa Butuh Kidul Kalikajar Wonosobo.

"Dari info yang saya dapatkan, anak-anak yang ciblon, baru saja mengantar sunatan temannya di daerah Jaraksari. Sambil menunggu teman yang sedang sunat selesai, mereka mandi di kedung di Sungai Siantap," katanya.

Kepala Pelaksana BPBD Wonosobo Bambang Trie, mendapat laporan musibah anak tenggelam di kedung di Sungai Siantap, langsung memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) untuk mendatangi tempat kejadian perkara (TKP) guna memberikan pertolongan.

"Musibah tersebut terjadi tadi siang. Tim relawan bersama warga sekitar langsung memberikan pertolongan. Pada pertolongan pertama, korban meninggal sudah tak memberikan reaksi gerak dan pernafasan. Korban langsung dilarikan di RSUD KRT Soetjonegoro," terangnya.


tags: #bpbd #tenggelam #kabupaten wonosobo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI