Terkait Kasus Bupati Banjarnegara, KPK Kembali Melakukan Penggeledahan di Sejumlah Lokasi

Pada Senin (11/10), KPK kembali melakukan penggeledahan di tiga lokasi yang berbeda.

Selasa, 12 Oktober 2021 | 11:55 WIB - Ragam
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Berbagai barang bukti baik berupa dokumen dan alat elektronik diamankan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat melakukan penggeledahan di tujuh tempat yang berbeda di Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.

KPK kembali melakukan penggeledahan itu terkai dengan penyidikan kasus dugaan korupsi turut serta dalam pemborongan, pengadaan atau persewaan di Dinas PUPR Pemkab Banjarnegara Tahun 2017-2018 dan penerimaan gratifikasi.

"Dari seluruh tempat dan lokasi tersebut, tim penyidik menemukan dan mengamankan berbagai bukti di antaranya dokumen dan alat elektronik yang diduga terkait dengan perkara," ucap Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (12/10/2021).

BERITA TERKAIT:
Terkait Kasus Bupati Banjarnegara, KPK Kembali Melakukan Penggeledahan di Sejumlah Lokasi
KPK Bawa Tiga Koper Usai Geledah Kantor Pemda Banjarnegara
KPK Periksa Lima Saksi Kasus Bupati Banjarnegara
Ganjar Telah Siapkan PLH Bupati Banjarnegara
Bupati Banjarnegara Jadi Tersangka Korupsi, Ganjar: Pembelajaran untuk Semua Kepala Daerah
Bupati Banjarnegara Ditahan KPK, Wabup Beri Arahan ASN-Warga
Ditetapkan Sebagai Tersangka, Bupati Banjarnegara Bantah Terima Fee

Ali Fikri mengatakan, tim penyidik KPK pada pada Sabtu (9/10), tim penyidik KPK juga telah menggeledah empat lokasi, yakni rumah kediaman dari pihak-pihak yang terkait dengan perkara yang berada di Temanggungan Kalipelus, Bandingan Rakit, Desa Parakancanggah, dan Desa Twelagiri.

Sedangkan pada Senin (11/10), KPK kembali melakukan penggeledahan di tiga lokasi yang berbeda yakni di Kantor Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Banjarnegara, ruang unit kerja pengadaan barang dan jasa (UKPBJ), dan rumah kediaman dari pihak terkait di Kelurahan Parakancanggah, Kabupaten Banjarnegara.

Bukti-bukti yang diamankan tersebut, imbuh Ali akan dianalisa mendalam dan segera disita untuk menjadi bagian kelengkapan berkas perkara tersangka Budhi dan kawan-kawan.

Sebelumnya. KPK telah menetapkan dua tersangka terkait kasus tersebut, yaitu Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono (BS) dan Kedy Afandi (KA) yang merupakan orang kepercayaan Budhi.
 


tags: #bupati banjarnegara #kpk #gratifikasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI