Ilustrasi pondok pesantren, Foto: Istimewa

Ilustrasi pondok pesantren, Foto: Istimewa

Pemprov Jateng Bakal Undang Organisasi Pesantren untuk Bahas Draf Perda Ponpes

Gus Yasin menjelaskan pihaknya sudah menyusun draft Perda Ponpes.

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:41 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Semarang - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berencana mengundang organisasi pesantren untuk mendapat masukan terkait Perda pondok pesantren (Ponpes).

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen, mengatakan organisasi pesantren tersebut rencananya akan diundang untuk dimintai masukan guna melengkapi draf Perda Ponpes.

"Kita baru mau membahas itu dengan beberapa organisasi pondok pesantren di Jawa Tengah. Bukan mau membahas perdanya, tapi muatannya. Nanti supaya kita mendapat masukan, khususnya dari ponpes," kata Gus Yasin, di Semarang, Rabu (13/10/2021)

BERITA TERKAIT:
Trans Jateng Semarang-Godong Grobogan Resmi Beroperasi
Pemprov Jateng Bakal Undang Organisasi Pesantren untuk Bahas Draf Perda Ponpes
Djarum Foundation Donasikan 250 Unit Konsentrator Oksigen ke Pemprov Jateng
Ketua DPRD Jateng Dorong Gubernur Ganjar untuk Segera Isi Jabatan Sekda Definitif
Pemanfaatan Tanaman Herbal di Jateng Perlu Ditingkatkan
Insentif Pengajar Keagamaan Cair, Gus Yasin: Bentuk Apresiasi Pemprov Jateng
Catat! Pekan Depan Ganjar Uji Coba Perkantoran Sektor Non Esensial

Gus Yasin menjelaskan pihaknya sudah menyusun draft Perda Ponpes. Dia juga sudah menyampaikan draft tersebut kepada Gubernur Jawa Tengah

"Intinya, rancangan perda ini sudah siap. Dan Pak Gubernur juga sudah menyetujui," jelasnya

Untuk saat ini, Gus Yasin mengungkapkan kalau Pemprov Jateng menunggu DPRD akan membuka usulan baru.

Terpisah, Ketua Santri Gayeng Nusantara (SGN) Jateng,  Chamzah Hasan, mengatakan bahwa dirinya siap untuk ikut serta dalam membahas Perda Ponpes tersebut.

"Tentunya begitu, perda pesantren ini kan untuk kepentingan pesantren itu sendiri. Ketika pemerintah membuat peluang tinggal pesantrennya memperisapkan diri," kata Gus Chamzah

Dirinya berharap agar nantinya akan ada pengawalan untuk memproses Dana Abadi.

"Mungkin ada beberapa usulan, dari pesantren agar supaya pengelolaan terhadap keuangan negara ini pertanggung jawabannya seperti apa. Mengingat pondok belum pernah mendapatkan dana Abadi seperti ini," jelasnya


tags: #pemprov jateng #pondok pesantren

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI