Bea Cukai Tanjung Emas Hibahkan Kedelai dan Laptop ke Pemprov Jateng serta Akademisi

13 Laptop dihibahkan kepada Yayasan Perguruan Tinggi Islam Raden Rahmat.

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:10 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Semarang – Kantor Bea Cukai Tanjung Emas menghibahkan barang milik negara (BMN) eks kapabeanan kepada berbagai pihak. Tujuannya, agar barang tersebut bisa dimanfaatkan sebagaimana mestinya.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Anton Martin mengatakan dalam kurun waktu dari 1 Januari 2020 sampai dengan pertengahan 2021, Bea Cukai Tanjung Emas telah melakukan penindakan sebanyak 642 Surat Bukti Penindakan (SBP). 180 SBP ditetapkan sebagai barang milik negara diselesaikan melalui proses lelang, hibah, dan pemusnahan.

“Yang kita hibahkan ada satu Kontainer isi Kedelai ke Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk ketahanan pangan,” kata Anton, di Semarang, Rabu (13/10/2021).

BERITA TERKAIT:
Bea Cukai Tanjung Emas Hibahkan Kedelai dan Laptop ke Pemprov Jateng serta Akademisi
Bea Cukai Tanjung Emas Musnahkan Barang Milik Negara Senilai 2 Miliar
Petugas Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Rokok Ilegal di Truk Muatan Ambulance Rusak
Seorang Pekerja Proyek Ditangkap BNNP Jateng Usai Terima Paket Berisi Tembakau Gorila
Bea Cukai Musnahkan Rokok Ilegal Senilai Milyaran Rupiah
Bea Cukai Semarang Minta Dukungan Masyarakat untuk Berantas Peredaran Rokok Ilegal
Bea Cukai Semarang Musnahkan Ribuan Batang Rokok Ilegal

Selain membantu ketahanan pangan kata dia, pihaknya juga membantu masalah pendidikan dengan menghibahkan 13 laptop kepada akademisi. Menurutnya, saat ini laptop penting untuk mendukung pembelajaran di masa pandemi.

“13 Laptop kita hibahkan kepada Yayasan Perguruan Tinggi Islam Raden Rahmat, UNIRA,” bebernya.

Ia melanjutkan, saat ini masih dalam proses adminidstrasi hibah yakni 4 Kontainer Rotan yang rencana akan dihibahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan 804 Unit Laptop yang rencana akan dihibahkan ke Pemerintah Kota Semarang.


tags: #bea cukai #pemusnahan #tanjung mas # anton martin #barang milik negara

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI