Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Ilustrasi. Foto: Istimewa.

Curi Listrik, Petani Asal Sragen Didenda Lebih dari Rp 10 Juta

Besaran denda itu berdasarkan daya terpasang yang dicuri.

Rabu, 13 Oktober 2021 | 12:59 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Sragen – Perusahaan Listrik Nasional (PLN) menjatuhi hukuman denda kepada seorang pateni asal Desa Pengkok, Kecamatan Kedawung, Sragen, Jawa Tengah. Tak tanggung-tanggu, denda yang dijatuhkan yakni sejumlah lebih dari Rp 10 juta.

Manajer PLN ULP Sragen, Mahfud Sungadi menerangkan bahwa aksi pencurian listrik itu terdeteksi dari pencarian target operasi oleh tim PLN. Target operasi itu didasarkan indikasi mencurigakan di wilayah tersebut.

“Jadi sebelumnya ada indikasi mencurigakan. Misalnya pelanggan listrik pulsa kok lama nggak beli pulsa. Kalau pelanggan listrik meteran biasa kok tagihannya sedikit padahal habisnya banyak. Ada mencurigakan, langsung kita cek ke lokasi. Jadi yang nyuri itu lambat lain pasti akan ketahuan.” terangnya, Selasa (12/10/2021).

BERITA TERKAIT:
Curi Listrik, Petani Asal Sragen Didenda Lebih dari Rp 10 Juta

Mahfud menuturkan, pelaku sudah dijatuhi denda belasan juta rupiah. “Didenda lebih dari Rp 10 juta. Karena ketahuan nyuri listrik untuk Sibel dan setrum jebakan tikus. Alirannya juga langsung kita putus.” ujarnya.

Selanjutnya, ia mengatakan, besaran denda itu berdasarkan daya terpasang yang dicuri. Bukan atas lamannya pencurian. Karenanya pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak main-main melakukan pencurian listrik.

“Karena kita punya filter. Siapa yang nyolong pasti cepat atau lambat akan ketahuan.” tegasnya.


tags: #pencurian listrik #pln ulp sragen #mahfud sungadi #denda

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI