Ilustrasi pembobolan ATM, Gambar: Istimewa

Ilustrasi pembobolan ATM, Gambar: Istimewa

Dua Petani Bobol Rp2 M dari 14 Nasabah Bank BUMN

Uang yang telah dikuras pelaku kemudian dikirim ke rekening penampung yang telah disiapkan pelaku.

Rabu, 13 Oktober 2021 | 15:43 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Dua orang berinisial D dan O ditangkap karena membobol rekening 14 nasabah bank BUMN. Kedua pelaku yang merupakan petani di Sumatera Utara ini  modus mengaku sebagai karyawan bank.

"Modus pengambilalihan beberapa akun nasabah dengan cara melakukan panggilan melalui telepon kepada korban. Tersangka mengaku staf bank," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, Rabu (13/10).

Ia menyebut pelaku kemudian mulai mengarahkan korban yang telah tertipu. Pelaku lalu mengirimkan tautan yang nantinya diisi korban dengan mencantumkan data diri korban.

BERITA TERKAIT:
Dua Petani Bobol Rp2 M dari 14 Nasabah Bank BUMN

"Korban yang terpengaruh mengikuti petunjuk pelaku dengan mengirimkan login atau daftar di bank tersebut. Dalam link tersebut harus diisi data nasabah dan kode OTP (one time password)," imbuhnya.

Setelah data korban dikantongi, kata dia, pelaku kemudian menguras rekening korban. Uang yang telah dikuras pelaku kemudian dikirim ke rekening penampung yang telah disiapkan pelaku. "Pelaku transfer ke rekening dirinya sehingga menjadi nol rekening orang (korban)," tukasnya.

Para pelaku diketahui telah beraksi sejak Juni 2021. Total kerugian dari 14 rekening nasabah yang telah dibobol mencapai Rp2 miliar.

Para pelaku dijerat Pasal 30 juncto Pasal 46 Juncto Pasal 32 Juncto Pasal 48 dan Pasal 35 juncto Pasal 52 UU ITE. Selain itu, pelaku dijerat dengan Pasal 1 ayat 1 UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.


tags: #membobol rekening #bank bumn

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI