Menteri BUMN Erick Thohir.

Menteri BUMN Erick Thohir.

Erick Thohir: BUMN Siap Kolaborasi dengan Komunitas Kreatif Indonesia

Erick mengatakan akan menjadi sebuah kerugiaan bila market Indonesia yang besar hanya dikuasai asing.

Rabu, 13 Oktober 2021 | 21:28 WIB - Ekonomi
Penulis: Wisanggeni . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Lewat unggahan akun Instagram resminya, Menteri BUMN Erick Thohir menyatakan BUMN siap meneruskan kolaborasi dengan seluruh komunitas kreatif Indonesia.

"BUMN pun siap meneruskan kolaborasi program dan kegiatan dengan jejaring komunitas kreatif di seluruh Indonesia, untuk terus memajukan berbagai potensi kreativitas bangsa kita hingga mendunia," tulis Erick Thohir di akun resmi Instagram-nya @erickthohir, Rabu (13/10/2021).

BUMN, menurut Erick adalah Kolaborator/Aggregator dari para pelaku ekonomi kreatif atau kreator lokal. Seperti Simpul Space di Jalan Braga, yang merupakan aset properti BUMN Kimia Farma, disewa, dimanfaatkan dengan aktif dan hangat diisi oleh berbagai kegiatan Bandung Creative City Forum (BCCF) serta jejaring Indonesia Creative Cities Network (ICCN).

BERITA TERKAIT:
Empat Alasan Aliansi Dosen UNJ Tolak Pemberian Honoris Causa Ma'ruf Amin-Erick Thohir
Aliansi Dosen UNJ Tolak Ma'ruf Amin-Erick Thohir Diberi Galr Homoris Causa
Erick Thohir: BUMN Siap Kolaborasi dengan Komunitas Kreatif Indonesia
CSR BUMN Fokus Kepada Pendidikan, Lingkungan Hidup dan UMKM
Erick Pilih Sharon Gantikan Posisinya Sebagai Menteri BUMN
Erick Thohir Bicara Penyelamatan Hutang PTPN
Datangi Desa Cikuya, Menteri BUMN Bagikan Buku

Erick menambahkan Bandung resmi menjadi anggota Jejaring Kota Kreatif UNESCO sebagai “City of Design” (Bandung Kota Kreatif Desain Dunia) sejak tahun 2015. Apresiasi untuk Indonesia Creative Cities Network dan khususnya Bandung Creative City Forum yang terus menegakkan komitmen atas status Bandung sebagai Kota Kreatif tersebut.

Komitmen yang terus dilaksanakan di antaranya yaitu Bandung Design Biennale yang berikutnya akan diselenggarakan pada November 2021.

Masyarakat Indonesia diajak Erick Thohir untuk mencintai, mengapresiasi, membeli serta mengonsumsi produk-produk buatan dalam negeri untuk memastikan market atau pasar Indonesia untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia.

"Kalau bangsa kita sendiri tidak mengapresiasi produk kita, seperti bangsa Korea, maka marketnya tidak akan tumbuh. Kosmetiknya semua sekarang pakai kosmetik Korea. Kita bicara mengenai Indonesia, dengan segala perbedaan kita itu menjadi kekuatan kita. Kita harus pastikan market kita untuk pertumbuhan ekonomi Indonesia," kata Erick.

Erick mengatakan akan menjadi sebuah kerugiaan bila market Indonesia yang besar hanya dikuasai asing. "Kalau kita punya market yang besar ini hanya menjadi pertumbuhan ekonomi negara asing, negara lain maka yang rugi kita. Akhirnya apa? Kalau people to people movement ini terjadi walaupun hanya 60 persen dengan 270 juta penduduk, maka marketnya akan terbentuk. Dan itu yang dinamakan Community Economy," ungkapnya.

Menteri BUMN Erick Thohir sebelumnya juga memiliki kampanye yakni "Merdeka Berdaulat". Turunan dari kampanye "Merdeka Berdaulat" ini salah satunya memastikan market Indonesia untuk pertumbuhan Indonesia, bukan buat negara lain.

"Kenapa? Ini industri 4.0 terjadi, jangan sampai kebalik di mana rakyat Indonesia membesarkan startup dan melakukan go digital, tapi yang kerja bukan pekerja Indonesia sendiri melainkan tenaga kerja asing," harapnya.

Semua pihak, diajak Erick Thohir untuk menjaga dan memastikan bahwa market atau pasar Indonesia hanya untuk pertumbuhan ekonomi nasional, bukan untuk pertumbuhan ekonomi negara lain.

Erick menegaskan tidak anti-asing, tetapi hanya ingin memastikan market Indonesia adalah untuk pertumbuhan ekonomi nasional, bukan untuk pertumbuhan ekonomi negara lain.

Pasar Indonesia, menurutnya harus dijaga bersama-sama oleh semua pihak, termasuk masyarakat karena hal tersebut sangat mahal dan berharga.


tags: #erick thohir #menteri bumn

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI