Ilustrasi tangan diborgol, Foto: Istimewa

Ilustrasi tangan diborgol, Foto: Istimewa

Komplotan Pencuri Buku Nikah di KUA Gunungkidul Ditangkap

Modus kelompok ini masuk ke KUA dengan mencongkel pintu.

Kamis, 14 Oktober 2021 | 07:54 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Gunungkidul - Polisi menangkap komplotan pencuri buku nikah dan kartu nikah di KUA Kapanewon Patuk dan Playen Kabupaten Gunungkidul DIY. Komplotan ini mencuri buku nikah untuk dijual lagi ke penyedia jasa nikah siri.

Kapolres Gunungkidul AKBP Aditya Galayudha Ferdiansyah mengatakan kasus ini berawal saat KUA Patuk dan Playen disatroni maling pada tanggal 5 Agustus 2021. Saat itu beberapa barang seperti laptop, 168 buku akta nikah, 122 lembar blangko surat nikah, 424 kartu nikah dan 70 duplikat buku nikah di KUA Patuk raib.

Mendapat laporan tersebut, polisi meneylidiki dan akhirnya berhasil meringkus dua pelaku. Adapun keduanya inisial PH (42) warga Bogor, Jawa Barat dan AA (41) warga Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

BERITA TERKAIT:
Komplotan Pencuri Buku Nikah di KUA Gunungkidul Ditangkap

"Untuk PH ditangkap 2 September (2021) dan AA pada 4 September. Sedangkan satu pelaku lagi yaitu ED masih kami buru," ungkap Aditya kepada wartawan di Polres Gunungkidul, Rabu (13/10).

Dari keterangan kedua pelaku, Aditya menyebut modus kelompok ini masuk ke KUA dengan mencongkel pintu.

"Dalam melancarkan aksinya pelaku pencurian menggunakan modus yang sama yaitu mencongkel pintu sebagai akses masuk mereka," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Gunungkidul AKP Ryan Permana menyatakan dari hasil pemeriksaan memang komplotan ini mengincar buku nikah dan kartu nikah. Setelah mendapat kedua benda tersebut, mereka menjualnya kepada penyedia jasa kawin kontrak ataupun orang-orang yang hendak memalsukan status pernikahan mereka.

"Mereka menjual kartu nikah kosong ini kepada sindikat penyedia jasa nikah siri, kawin kontrak yang banyak terdapat di wilayah Bogor," ujarnya.

Untuk hasil pencurian di dua KUA di Gunungkidul, pelaku mengaku belum menjualnya. Untuk satu buku nikah dan kartu nikah dijual hingga jutaan rupiah.

"Dari keterangan, untuk kartu nikah dan buku nikah ini bahkan dihargai Rp1 juta sampai dengan Rp1,5 juta," pungkasnya.


tags: # pencuri buku nikah #gunungkidul

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI