Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Foto: Istimewa

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, Foto: Istimewa

Polisi Banting Mahasiswa, Bupati Tangerang Ikut Minta Maaf

Bupati berharap peristiwa tersebut menjadi pengalaman semua pihak agar tidak terulang kembali.

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:27 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Tangerang - Demo mahasiswa di depan Pemkab Tangerang Banten berujung ricuh hingga terjadi insiden polisi banting mahasiswa. Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar pun ikut meminta maaf atas kejadian polisi banting mahasiswa tersebut.

"Ikut prihatin dan juga permohonan maaf kita juga sudah disampaikan di media bahwa kejadian kemarin tidak ada yang menginginkan semuanya," ungkap Ahmed Zaki Iskandar setelah melantik 77 kepala desa di kantornya Tangerang Banten, Kamis (14/10).

Ia pun berharap peristiwa tersebut menjadi pengalaman semua pihak agar tidak terulang kembali.

BERITA TERKAIT:
Komnas HAM: Polisi Banting Mahasiswa Potensial Langgar HAM
Polisi Banting Mahasiswa, Begini Hasil Rontgen Toraks
Polisi Banting Mahasiswa, Ini Sederet Kasus Kekerasan Polisi terhadap Pendemo
Polisi Banting Mahasiswa, Bupati Tangerang Ikut Minta Maaf
Banting Mahasiswa, Brigadir NP Siap Tanggung Jawab
Dibanting Polisi, Mahasiswa Maafkan Tapi Takkan Lupa
Banting Mahasiswa, Polisi: Refleks

Lebih lanjut ia mengaku sudah berkomunikasi dengan Polresta Tangerang terkait kejadian tersebut. Pihaknya mengaku concern akan kondisi kesehatan korban M Faris Amrullah pascakejadian itu.

"Sekarang ini kita serahkan kepada Polres untuk memberikan informasi. Hari ini pun nanti keluar data kesehatannya secara lengkap," tukasnya.

Terkait aksi demo yang dilakukan oleh para mahasiswa, Zaki menegaskan pihaknya sangat terbuka sekali. Menurutnya, komunikasi dan diskusi Pemkab Tangerang sudah sering terjadi.

"Bahkan Senin dan Jumat saya menerima beberapa perwakilan mahasiswa di kantor untuk komunikasi dan diskusi. Jadi sebetulnya penyaluran aspirasi mahasiswa sangat terbuka sekali di Pemkab Tangerang, tidak ada masalah," tegasnya.

Diketahui, demonstrasi mahasiswa di depan kantor Bupati Tangerang Banten, Rabu (13/10) berujung ricuh. Di tengah kericuhan itu, oknum polisi tertangkap video amatir melakukan kekerasan kepada kelompok mahasiswa.

Kericuhan terjadi ketika aparat kepolisian membubarkan aksi dan hendak menangkap para mahasiswa. Brigadir NP, oknum polisi banting mahasiswa bernama M Faris Amrullah.

Dalam video yang beredar, terlihat kericuhan saat demo tersebut berlangsung. Sejumlah polisi dan mahasiswa terlibat aksi dorong-dorongan. Dalam rekaman video, Faris dipiting lehernya, lalu dibanting ala pertarungan bebas smackdown oleh NP ke lantai.

Faris kemudian kejang-kejang dan sempat pingsan. Faris mengaku dirinya baik-baik saja hanya mengalami pegal-pegal setelah dibanting NP.


tags: #polisi banting mahasiswa #brigadir np #tangerang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI