Ilustrasi tradisi Mondosiyo. Foto: Istimewa.

Ilustrasi tradisi Mondosiyo. Foto: Istimewa.

Dinilai Unik, Tiga Tradisi di Karanganyar Diusulkan Jadi Warisan Budaya

Tiga tradisi itu diusulkan lantaran muatan tradisinya unik.

Kamis, 14 Oktober 2021 | 11:46 WIB - Budaya
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Karanganyar – Sedikitnya ada tiga tradisi di Karanganyar yang bakal dijadikan warisan budaya tak berbenda oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Sebelumnya, tradisi Wahyu Kliyu di Dusun Kendal, Desa Jatipuro, Kecamatan Jatipuro, Karanganyar, juga telah ditetapkan sebagai warisan budaya tak berbenda oleh Kemendikbud.

Ketiga tradisi yang dimaksud yakni Batik Girilayu di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih; Dukutan di Kelurhan Nglurah, Kecamatan Tawangmangu; dan Mondosiyo di Desa Pancot, Kecamatan Tawangmangu. Ketiga tradisi tersebut kini tengah diusulkan menjadi kebudayaan masyarakat untuk jadi warisan budaya tahun ini.

Kepala Disdikbud Kabupaten Karanganyar Tarsa menerangkan bahwa dengan adanya usulan itu, nantinya pemerintah bakal mensupport dan mendukung semua kegiatan melalui dinas terkait.

BERITA TERKAIT:
Dinilai Unik, Tiga Tradisi di Karanganyar Diusulkan Jadi Warisan Budaya

”Ya kami akan berikan fasilitasi untuk pengembangan kegiatan tersebut. tuturnya.

Sementara itu, Hastutiningdiyah Wijayatmi selaku Kasi Cagar Budaya Disdikbud Karanganyar, mengatakan, dinas masih menunggu jadwal sidang penetapan tiga warisan budaya tak benda itu dari kementerian.

Mondosiyo dan Dukutan dilanjutkan ke tahap sidang penetapan. Tapi Batik Girilayu masih ada catatan. Diharapkan kekurangan disampaikan waktu sidang penetapan. Pengajuan kami lakukan pada akhir 2020 lalu.” terangnya.

Tiga tradisi itu diusulkan, lanjut dia, lantaran muatan tradisinya unik. Di sisi lain, hingga saat ini masyarakat masih menggelar tradisi tersebut turun temurun, terutama Mondosiyo dan Dukutan.

”Sidang penetapan jurinya tingkat nasional. Yang sudah lolos tahap ini belum tentu ditetapkan (menjadi warisan budaya tak benda). Tapi rata-rata ditetapkan,” tukasnya.


tags: #dukutan #warisan budaya #disdikbud #karanganyar #mondosiyo

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI