Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu S Bintoro, Foto: Istimewa

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu S Bintoro, Foto: Istimewa

Polisi Banting Mahasiswa, Begini Hasil Rontgen Toraks

Faris akan dicek kesehatannya secara berkala.

Kamis, 14 Oktober 2021 | 13:52 WIB - Didaktika
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Tangerang - Polisi banting mahasiswa bernama M Faris Amrullah (21) saat demo di Tangerang telah dirontgen toraks. Hasil rontgen toraks telah keluar dan menyatakan Faris tidak fraktur atau cedera serius akibat insiden tersebut. Faris dirontgen di RS Harapan Mulya, Tangerang.

Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro mengatakan mendapatkan hasil rontgen sejak Rabu (13/10). 

"Hasil rontgen kemarin sudah kita dapatkan dari RS Harapan Mulya, sudah bertemu dr. Florentina menyampaikan tidak ada kondisi fraktur atau patah dan retak, suhu normal, semua kondisinya baik, hanya tensinya agak tinggi," ungkapnya, Kamis (14/10).

BERITA TERKAIT:
Komnas HAM: Polisi Banting Mahasiswa Potensial Langgar HAM
Polisi Banting Mahasiswa, Begini Hasil Rontgen Toraks
Polisi Banting Mahasiswa, Ini Sederet Kasus Kekerasan Polisi terhadap Pendemo
Polisi Banting Mahasiswa, Bupati Tangerang Ikut Minta Maaf
Dibanting Polisi, Mahasiswa Maafkan Tapi Takkan Lupa
Dua Polisi Terlibat Politik Uang Pilkades Serentak
Pemotor Tewas Usai Terjun ke Proyek Jembatan

Lebih lanjut, ia menekankan pihaknya bertanggung jawab atas kondisi kesehatan Faris pascakejadian tersebut. Faris akan dicek kesehatannya secara berkala.

"Pasti ada pengecekan berkala, hari ini dari Urkes (Urusan Kesehatan) kita dan keluarga korban akan sama-sama ke Harapan Mulya mengambil hasil foto rontgen dan kordinasi dengan dokter," imbuhnya.

Insiden itu terjadi ketika Faris ikut berdemo di kantor Pemkab Tangerang Banten, Rabu (13/10). Faris yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Tangerang berdemo di kantor Pemkab Tangerang dengan tema 'Halusinasi Visi Misi Bupati'.

Aksi tersebut awalnya berlangsung dengan damai sebelum akhirnya massa demonstran merangsek masuk untuk bertemu Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. Massa yang ingin masuk dihadang petugas yang mengakibatkan dorong-mendorong antara massa dan petugas yang berjaga.

Saat kondisi semakin ricuh, Faris dipiting oleh seorang polisi yang berjaga, Brigadir NP dan dibanting dalam keadaan telentang. Atas perlakuan tersebut, Faris mengalami kejang-kejang hingga pingsan saat itu juga.

Wahyu selaku Kapolres mengaku sudah meminta maaf, begitu juga Kapolda Banten Irjen Pol Rudy Heriyanto, atas peristiwa yang terjadi kemarin.

Polresta Tangerang sudah melakukan komunikasi dengan para mahasiswa Himata. Komunikasi dilakukan untuk dapat meredam aksi lanjutan berikutnya yang berakibat kontraproduktif.

"Anggota NP sudah diperiksa oleh Propam Mabes Polri dan Polda Banten. Secara internal jumlah anggota yang diperiksa belum disampaikan, yang jelas seluruh anggota yang berjaga kemarin diperiksa," tutupnya.


tags: #tangerang #polisi banting mahasiswa

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI