Logo MUI, Gambar: Istimewa

Logo MUI, Gambar: Istimewa

MUI Sesalkan Azan di Jakarta Disebut Berisik

Pengeras suara masjid diimbau didengungkan 10 menit sebelum waktu subuh.

Kamis, 14 Oktober 2021 | 15:15 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Jakarta - Majelis Ulama Indonesia (MUI) merespons sorotan media internasional tentang suara azan di Jakarta yang dinilai berisik. MUI mengatakan seseorang tak bisa tidur tidak bisa disimpulkan hanya karena suara azan.

"Jadi menyesalkan jika ada pihak-pihak yang menyatakan bahwa azan membuat berisik. Lagi pula pihak AFP tidak bisa menyimpulkan seorang susah tidur karena suara berisik dari azan," ungkap Sekjen MUI Amirsyah Tambunan, Kamis (14/10).

Ia menjelaskan mengenai pengaturan speaker seperti yang disampaikan Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia Jusuf Kalla. Pengeras suara masjid diimbau didengungkan 10 menit sebelum waktu subuh.

BERITA TERKAIT:
Kemenag Tanggapi Media Asing Soroti Suara Azan di Jakarta Berisik
MUI Sesalkan Azan di Jakarta Disebut Berisik
Media Asing Soroti Suara Azan di Jakarta Berisik

"Bahwa ada pengaturan waktu seperti disampaikan Pak Jusuf Kalla selaku Ketua DMI telah mengimbau agar boleh pengeras suara masjid didengungkan 10 menit sebelum waktu subuh masuk," ujar Amirsyah.

Lebih lanjut, ia menyitir penjelasan di buku 'The Power of Azan'. Dalam buku itu, dijelaskan mengenai keajaiban dan manfaat azan.

"Hal sembilan menjelaskan antara lain azan adalah kalimat Allah berupa seruan dan panggilan dari Allah melalui seorang muazin untuk meraih kemenangan melalui kerendahan hati bertakbir. Sekaligus pengajuan hanya Allah Yang Mahabesar dan menegaskan komitmen bersyahadat serta keikhlasan bertauhid, seraya bersegera untuk menyembah Allah dengan mendirikan salat di awal waktu," ujar Amirsyah.

"Ketakwaan atau gangguan kebisingan? Indonesia mengatasi reaksi volume azan," demikian judul AFP, diunggah Kamis (14/10).

Salah satu narasumber AFP adalah muslimah berusia 31 tahun dengan nama samaran Rina, pengidap gangguan kecemasan (anxiety disorder) yang tidak bisa tidur, mengalami mual untuk makan, dan takut untuk menyuarakan komplain soal suara azan dari masjid di dekat rumahnya.

AFP menuliskan azan dan masjid adalah dua hal yang dihormati di Indonesia, negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Mengkritik azan dan masjid bisa berujung pada tuduhan penistaan agama dengan ancaman 5 tahun penjaraan.

"Tidak ada yang berani untuk komplain soal itu di sini," kata Rina.


tags: #azan di jakarta #berisik #mui

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI