Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa. Foto: Istimewa.

Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa. Foto: Istimewa.

Terganjal Perda Kesetaraan Gender, Solo Gagal Raih Penghargaan APE Kategori Utama

Penghargaan APE kategori madya telah dua kali diraih oleh Pemerintah Kota Surakarta pada 2018 dan 2020.

Kamis, 14 Oktober 2021 | 20:58 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo – Mulai tahun depan, Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, Jawa Tengah, menargetkan pembuatan Peraturan Daerah tentang Kesetaraan gender. Langkah tersebut diambil, salah satunya, untuk melancarkan Kota Bengawan dalam meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekaraya (APE) kategori utama.

Terkait hal itu, Kabid Pemberdayaan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Surakarta Selvie Rawung menerangkan bahwa penghargaan APE kategori madya telah dua kali diraih oleh Pemerintah Kota Surakarta pada 2018 dan 2020.

“Target RaPerda 2022 disahkan karena Perwali-nya sudah ada sejak 2017. Jadi akan memperkuat kebijakan pemerintah dalam upaya pengarusutamaan gender di Kota Surakarta.” tuturnya.

BERITA TERKAIT:
Puluhan Siswa Terpapar Covid-19, Empat Sekolah di Solo Lockdown
Terganjal Perda Kesetaraan Gender, Solo Gagal Raih Penghargaan APE Kategori Utama
Ganjar Diminta Turun Tangan Atasi Pencemaran Bengawan Solo yang Terus Berulang
KONI Solo Dilantik, Teguh Prakosa Minta Penganggaran Berbasis Prestasi
Jalani Isolasi, Dua Balita Ini Dapat Hadiah Sepeda dari Wakil Walikota Solo
PPKM Diperpanjang, Pemkot Solo Minta Warga Sabar
Begini Aktifitas Gibran Usai Terpapar Corona

Terpisah, Wakilwali Kota Surakarta Teguh Prakosa menjelaskan, praktik kesetaraan gender di Kota Solo terbilang baik. Akan tetapi, hal itu belum ditegaskan melalui peraturan yang lebih kuat. Pada 2022, pemkot akan memperkuat dengan usulan Perda Kesetaraan gender.

“Berbagai FGD (focus group discussion) telah dilakukan. Draf rancangan Perda terkait sudah ada. Sayangnya hal itu belum dianggap mendesak dan belum sempat dibahas oleh legislative." terangnya.

Belum adanya Perda Kesetaraan gender ini yang mengganjal Kota Surakarta mendapat penghargaan APE kategori utama.

“Sebenarnya posisi Solo bisa mendapatkan penghargaan kategori lebih tinggi minimal utama. Karena sudah dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja untuk kategori utama persyaratannya memang harus ada Perda." imbuhnya.


tags: #teguh prakosa #gender #ape #perda

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI