Wayang yang akan ditampilkan dalam  pagelaran Wayang Kedu Gagrag Wonosobo. Foto : emhaka/kuasakata.com

Wayang yang akan ditampilkan dalam pagelaran Wayang Kedu Gagrag Wonosobo. Foto : emhaka/kuasakata.com

FSS Platform Indonesiana: Kawinkan Pariwisata, Seni-Budaya dan Ekonomi Kreatif

Konser Bundengan Tapping akan digeber Sabtu (6/11) dan penayangan pada Jumat (13/11).

Kamis, 14 Oktober 2021 | 17:44 WIB - Ragam
Penulis: Emhaka . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Wonosobo- Festival Sindoro Sumbing (FSS) Platform Indonesiana tahun 2021 siap digelar Pemkab Wonosobo bekerjasama dengan Pemkab Temanggung dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Tehnologi (Kemendikbudristek) RI.

Kepala Dinas pariwisata dan Kebudayaan (Dispartabud) Wonosobo Agus Wibowo dalam konferensi pers di Pendopo Bupati setempat, Kamis (14/10),  mengatakan puncak FSS Platform Indonesiana, akan digelar Rabu (27/10) malam di Gedung Adipura.

"Dalam perhelatan tersebut akan ditampilkan pagelaran wayang Kedu Gagrak Wonosaban dan Gagrak Temanggung dengan dalang Ki Agus Suprastya SSn (Wonosobo) dan Gunawan Purwoko SSn(Temanggung)," jelasnya.

BERITA TERKAIT:
12 ASN di Pemkab Wonosobo Ikuti Uji Kompetensi Seleksi JPTP
FSS Platform Indonesiana: Kawinkan Pariwisata, Seni-Budaya dan Ekonomi Kreatif
Pelaku Wisata di Dieng Antusias Sambut Vaksinasi Covid-19 Bantuan Bais TNI
Bantuan 10.000 Dosis Vaksin dari BAIS Targetkan 13 Desa Sasaran
Penerima PTSL dan Bansos di Wonosobo Diminta Sudah Divaksin
Pemkab Wonosobo Gelar Pasar Murah, Apa Saja yang Dijual?
Inovasi Layanan Publik di Pemda Wonosobo untuk Mudahkan Masyarakat

Pertunjukan wayang khas daerah Wonosobo dan Temanggung itu, selain dapat disaksikan langsung secara terbatas, juga akan ditayangkan secara virtual melaui live streaming Temanggung TV dan WEB TV.

"Acara didahului dengan tari pembuka dati Wonosobo garapan koreografer Agung Wahyu Utomo dan Wahyu Widowati. Tamu undangan terbatas, dari Kemendikbud, Pemprov Jateng, Pemkab Temanggung dan Wonosobo, BPNB, Balai Bahasa, BPCB dan Balai Arkeologi Yogyakarta," tegasnya.

Dampak Ekonomi
Direktur FSS Agus Wuryanto menambahkan, dalam FSS Platform Indonesiana juga digelar Konser Bundengan (virtual tapping) yang memadukan seni klasik dan kontemporer. Konser Bundengan akan dilaksanakan awal November 2021 di Gedung Adipura.

"Konser Bundengan Tapping akan digeber Sabtu (6/11) dan penayangan pada Jumat (13/11). Musik Bundengan klasik dan kontemporer akan dikolaborasikan dengan tari topeng lengger klasik. Dalam event tersebut juga akan ditampilkan seniman perempuan dan disabilitas," bebernya.

Menurut Agus, Sindoro-Sumbing sebagai branding FSS, merupakan dua nama gunung yang berada di wilayah Wonosobo dan Temanggung. Di dua wilayah lereng gunung tersebut, menyimpan potensi seni dan budaya.  Baik tradisi lisan, ritus, adat-istiadat dan seni tradisional lainnya.

"Hal itu, tentu membutuhkan kehadiran pemerintah melalui Platform Indonesiana, agar kolaborasi kegiatan seni dan budaya, berjalan dengan baik. Sehingga ada perkawinan ekonomi kreatif, seni budaya maupun pariwisata. Dalam FSS juga ada kampanye pelestarian lingkungan melalui media seni dan budaya," bebernya.

Ditambahkan Agus, rangkaian kegiatan FSS, sebenarnya sudah dimulai sejak bulan Juli 2021 bersamaan dengan prosesi Hari Jadi ke-196 Wonosobo 2021. Yakni berupa ritus Birat Sengkala dan Pisowanan Agung yang dikemas secara terbatas karena masih dalam suasana pandemi global Covid-19.


tags: #pemkab wonosobo #pariwisata #kemendikbudristek #wayang

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI