Momen Pertempuran Lima Hari di Semarang, Hendi Ajak Warga Berjuang Lawan Covid-19

Tak ada penampilan teatrikal pertempuran seperti tahun tahun sebelumnya.

Jumat, 15 Oktober 2021 | 03:48 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang– Pemerintah Kota Semarang bersama jajaran TNI Polri menggelar upacara peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, di Museum Perjuangan Mandala Bhakti, pada Kamis (14/10/2021) malam.

Dalam pantauan tim KUASAKATACOM di lapangan, upacara itu dikemas secara simple dan berlangsung tak genap satu jam. Selama upacara, panitia membacakan sejarah perjuangan Pertempuran Lima Hari di Semarang, dan menyanyikan lagu lagu kebangsaan. 

Tak ada penampilan teatrikal pertempuran seperti tahun tahun sebelumnya. Walikota Semarang, Hendrar Prihadi pun bertindak langsung sebagai pemimpin upacara.

BERITA TERKAIT:
Momen Pertempuran Lima Hari di Semarang, Hendi Ajak Warga Berjuang Lawan Covid-19
Hendi Resmi Buka Destinasi Wisata Baru, Sports Track Tinjomoyo Semarang
Hidup Itu Adil, Film Pusara(n) Karya Anak Muda Kota Semarang
Pemerintah Kota Semarang Gelar Pemilihan Denok Kenang 2021, Ada Hadiahnya
Tingkatkan Layanan Perlindungan Anak, Kota Semarang Launching UPKSAI
Puluhan Rumah Tidak Layak Huni di Semarang Timur Selesai Direnovasi Oleh Pemkot
Libur Panjang, Pemkot Semarang Lakukan Antisipasi Penularan Corona

“Peringatan hari ini berbeda dari tahun tahun sebelumnya. Acaranya kita bikin lebih kecil dan simpel serta sederhana. Melalui acara ini kita ingin mengingatkan kepada warga bangsa khususnya warga Kota Semarang bahwa pada 14 Oktober 1945 lalu ada pertempuran disini,” kata Walikota Semarang yang akrab disapa Hendi ini.

Dalam pertempuran 76 tahun silam itu, kata dia, para pahlawan rela mengorbankan nyawa, tenaga, pikiran hingga bercucuran darah untuk bisa mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Dari situ, ia mengajak seluruh warga bangsa terutama kaum muda bahwa perjuangan semacam itu tetap harus ada hingga saat ini. Namun dalam konteks yang berbeda.

“Kalau dulu mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini tentu perjuangannya adalah bagaimana bisa lepas dari persoalan Covid-19,” jelasnya.

Perjuangan melawan Covid-19 ini kata dia, tidak hanya soal kesehatan, tetapi juga di sisi sosial, budaya, ekonomi. 

“Kita harus bersama sama bergerak sesuai protokol kesehatan untuk membuat ekonomi bangkit, untuk membuat silaturahmi kembali terjalin sebab sebelumnya sempat terputus,” tandas Hendi.


tags: #pemerintah kota semarang #pertempuran lima hari di semarang #walikota semarang #hendrar prihadi #covid-19

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI