Hendi: Pembangunan Kota Cerdas Tak Hanya Soal Digitalisasi

Hendi juga menegaskan bahwa pembangunan kota cerdas tidak harus mencontoh daerah lain, karena setiap wilayah mempunyai tantangan dan karakteristik yang berbeda.

Jumat, 15 Oktober 2021 | 05:55 WIB - Ragam
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang- Walikota Semarang Hendrar Prihadi menekankan bahwa inti pembangunan kota cerdas tidak melulu berorientasi pada pemutakhiran teknologi. Pria yang akrab disapa Hendi ini menjelaskan, seperti halnya yang dikerjakan di Kota Semarang, pembangunan sistem kota cerdas fokus dalam peningkatan kemampuan pemerintah untuk dapat memahami persoalan masyarakat, dan memberikan solusi.

“Di Semarang, kota cerdas tidak hanya tentang digitalisasi, namun cerdas dalam memahami persoalan masyarakat. Contohnya, dalam menghadapi pandemi diperlukan langkah yang tegas. Ketika wilayah kesehatan diserang, sistem kota cerdas harus mampu mengintegrasikan data ketersediaan tempat tidur rumah sakit secara menyeluruh, juga termasuk tempat isolasi terpusat dari mulai tingkat kota hingga di balai - balai RW,” kata Hendi, di Semarang, Kamis (14/10).

Hendi juga menegaskan bahwa pembangunan kota cerdas tidak harus mencontoh daerah lain, karena setiap wilayah mempunyai tantangan dan karakteristik yang berbeda. Termasuk di Kota Semarang, Hendi mengaku juga tidak mencontoh smart city di Australia atau Singapura, karena pasti membutuhkan uang yang tidak sedikit dalam pembangunannya. 

BERITA TERKAIT:
Djarum Foundation Berikan 50 Konsentrator Oksigen untuk Penanganan Covid-19 Kota Semarang
Mulai Hari Ini, ASN Pemkot Semarang Kerja di Kantor 100 Persen. Tak ada WFH
Kota Semarang Dapat Bantuan 1.400 Dosis Vaksin dari AXA Mandiri Financial
Hendi: Pembangunan Kota Cerdas Tak Hanya Soal Digitalisasi
Momen Pertempuran Lima Hari di Semarang, Hendi Ajak Warga Berjuang Lawan Covid-19
Pemkot Semarang Prioritaskan Pembangunan Panel Surya untuk Suplai Listrik
Kota Semarang Raih Penghargaan Pengarustamaan Gender

"Fokusnya pada apa yang dibutuhkan masyarakat, dengan tujuan memberikan solusi dan kemudahan," jelasnya.

Pemanfaatan digitalisasi di Kota Semarang pun ditegaskannya hanya bersifat sebagai pendukung saja. Dimana dengan adanya digitalisasi, diharapkan dapat mempercepat langkah - langkah yang harus diambil oleh pemerintah. Contohnya seperti berbagai layanan daring pada portal Semarangkota.go.id, yang di dalamnya masyarakat dapat memperoleh informasi terkait pelayanan publik mulai dari pelayanan administrasi kependudukan, layanan pembayaran pajak, hingga informasi terkini mengenai Covid-19.

“Artinya dalam penanganan Pandemi Covid-19, pemerintah dapat mengambil keputusan cepat terkait kebutuhan masyarakat yang didukung dengan kemajuan digitalisasi yang kini kian berkembang,” terang dia.


tags: #walikota semarang #hendrar prihadi #kota cerdas #digitalisasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI