Ilustrasi korupsi, Gambar: Istimewa

Ilustrasi korupsi, Gambar: Istimewa

Kejari Kudus Selidiki Kasus Pemotongan Dana Hibah KONI

Ada dugaan pemotongan dana hibah sebesar Rp2 juta untuk setiap pengcab olahraga.

Jumat, 15 Oktober 2021 | 08:41 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Kudus -  Kejaksaan Negeri atau Kejari Kudus Jawa Tengah mulai mengumpulkan data dan keterangan atas laporan terkait dugaan pemotongan dana hibah dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kudus kepada sejumlah pengurus cabang (pengcab) olahraga.

"Sifatnya masih pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) dan pengumpulan data (puldata) atas laporan masyarakat terkait pemotongan dana hibah untuk pengurus cabang olahraga di Kudus," ungkap Kepala Kejaksaan Negeri Kudus Ardian di Kudus, Kamis (14/10).

Pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap empat orang dari beberapa pengurus cabang olahraga terkait laporan tersebut. Selain itu, pihaknya melakukan klarifikasi terhadap sejumlah pengurus KONI, termasuk berkas-berkas yang dibutuhkan.

BERITA TERKAIT:
Kejari Kudus Tangani Tiga Kasus Rokok Ilegal
Kejari Kudus Selidiki Kasus Pemotongan Dana Hibah KONI
Kejari Kudus Susun Dakwaan Korupsi Dana Desa
Kejari Kudus Terima Dua Berkas Kasus Dugaan Korupsi Dana Desa
Kejari Selidiki Pungli di Dinas Penanaman Modal Kudus

"Pengcab yang kami mintai klarifikasi tidak semuanya karena yang mendapatkan hibah hanya beberapa pengcab saja. Hal ini, kami mulai sejak awal Oktober 2021," ujarnya.

Dari informasi sementara yang diterima, lanjut dia, ada dugaan pemotongan dana hibah sebesar Rp2 juta untuk setiap pengcab olahraga untuk kepengurusan KONI Periode 2016-2021.

Sementara itu, Ketua KONI Kudus Imam Triyanto membenarkan adanya permintaan klarifikasi oleh Kejaksaan Negeri Kudus terhadap empat orang pengurus KONI Kudus 2021 serta pengurus KONI sebelumnya.

"Kalau undangan sifatnya mengintimidasi, saya minta teman-teman tidak perlu menghadiri. Undangan itu khan mereka yang butuh keterangan kami," tukasnya.

Ia menganggap laporan keuangan KONI selama ini sudah ada pemeriksaan BPK, apakah Kejari Kudus tidak percaya dengan BPK. Kalau ada dugaan korupsi, tentunya kejaksaan akan meminta bantuan BPK.


tags: #kejari kudus #korupsi #koni

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI