Ilustrasi pinjaman online, Foto: Istimewa

Ilustrasi pinjaman online, Foto: Istimewa

Polisi Olah TKP Lokasi Pinjol Ilegal di Sleman

Korban berinisial TM merasa tertekan dengan teror pinjol itu hingga harus dirawat di rumah sakit.

Jumat, 15 Oktober 2021 | 09:34 WIB - Ragam
Penulis: Ririn . Editor: Fauzi

KUASAKATACOM, Sleman - Aparat gabungan Polda Jawa Barat dan Polda Daerah Istimewa Yogyakarta menggerebek lokasi kantor pinjaman online atau pinjol ilegal di Jalan Prof Herman Yohanes Depok Sleman Yogyakarta. Hingga Kamis (14/10) malam polisi masih olah TKP.

"Malam ini akan kami lakukan olah TKP dulu secara maksimal. Untuk detailnya nanti saat rilis di Polda Jabar," ungkap Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jabar Kombes Arief Rahman, Kamis (14/10) malam.

Ia menjelaskan, kasus ini bermula dari adanya laporan seorang korban beberapa hari yang lalu. Korban berinisial TM merasa tertekan dengan teror pinjol itu hingga harus dirawat di rumah sakit.

BERITA TERKAIT:
Peran Tujuh Tersangka Pinjol Ilegal di Sleman
Diteror Debt Collector Pinjol Ilegal Sleman, Warga Trauma
Polisi Lacak Bos Pinjol Ilegal di Sleman
Gaji Karyawan Pinjol Ilegal di Sleman Terungkap
Polisi Olah TKP Lokasi Pinjol Ilegal di Sleman
Juru Parkir di Area Hiburan Malam Sleman Tewas Dikeroyok
Seorang Perempuan Dibegal saat Hendak Ibadah

"Tiga hari yang lalu kami Polda Jabar mendapat laporan dari korban berinisial TM, yang bersangkutan dirawat di rumah sakit karena merasa depresi dengan tindakan-tindakan penekanan yang tidak manusiawi dari pinjol tersebut," tukasnya.

Berbekal laporan itu polisi kemudian melakukan penelusuran. Dari kantor pinjol ilegal itu kemudian ditemukan satu orang operator debt collector online yang berdasarkan bukti digitalnya cocok.

"Ada satu orang operator berdasarkan mix and match antara bukti digital yang kami dapatkan dari korban dengan apa yang ada di sini itu fiks. Jadi bukti digitalnya sangat relevan," terangnya.

Dari hasil penggerebekan kantor pinjol ilegal di Sleman itu diamankan puluhan orang. Selain itu ratusan komputer dan telepon genggam juga turut diamankan.

"Dari TKP kami amankan 83 orang operator debt collector, 2 HRD, dan 1 manager. Kami minta bantuan untuk melakukan penyelidikan dan pemeriksaan awal di Mako Polda DIY," pungkasnya.
 


tags: #sleman #pinjol ilegal

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI