Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. Foto: Istimewa.

Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka. Foto: Istimewa.

HIK Solo Jadi WBTb, Gibran: Luar Biasa Sekali

HIK sudah menjadi tempat warga mencurahkan isi hati, termasuk membicarakan isu politik.

Sabtu, 06 November 2021 | 13:43 WIB - Ragam
Penulis: Fauzi . Editor: Ririn

KUASAKATACOM, Solo -  Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka turut menanggapi soal HIK khas Solo menjadi Warisan Budaya Takbenda (WBTb). Menurutnya, HIK Solo memang sudah menjadi gaya hidup (lifestyle) bagi masyarakat.

Gibran menuturkan, HIK sudah menjadi tempat warga mencurahkan isi hati, termasuk membicarakan isu politik. Sehingga, tempat kuliner itu tidak hanya sekedar tempat makan atau nongkrong.

BERITA TERKAIT:
Paspampres akan Sanksi Anggotanya yang Pukul Supir Truk di Solo 
Kemarahan Gibran karena Paspampres Pukul Supir Truk di Solo: Tarik Masker Pemukul Sampai Putus  
Gibran Pecat Direktur PDAM Solo yang Lakukan Pencabulan Bocah SMA
Pengamat Sebut Gibran Tidur Saja Pasti Menang di Pilgub Jateng 
Walikota Solo Kenalkan Batik ke Prancis

“Luar biasa sekali. Angkringan, wedangan itu sebenarnya kalau di Solo bukan hanya tempat untuk cari makan. Tapi juga tempat curhat, gosip, hingga bicarakan isu politik terkini. Semua diskusi dan kegiatan warga, dinamika politik dibicarakan di wedangan." tuturnya, Jumat (5/11/2021).

Orang nomor satu di Pemkot Solo itu akan melakukan komunikasi dengan para pengusaha angkringan atau HIK. Dalam hal ini, dia menyoroti terkait higienitas HIK yang wajib selalu dijaga. Hal tersebut untuk melestarikan keberlangsungan HIK di Kota Bengawan.

“Kalau di Solo, HIK macam-macam jenisnya. Ada yang sudah modern, HIK gaul, ada juga yang masih gerobak, atau dipikul. Nanti kita sentuh lagi. Terutama untuk higienitas.” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 51 budaya asal Jawa Tengah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Bukan hanya budaya semacam tari atau pagelaran, tapi kuliner seperri Timlo, Mendoan, Nopia, Sate Kere dan warung HIK Solo juga mendapatkan predikat tersebut.

Kabid Pembinaan Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Eris Yunianto mengatakan, penetapan itu dilakukan pada akhir Oktober 2021. Jawa Tengah sendiri mengajukan 52 calon WBTb, namun hanya 51 yang ditetapkan menjadi Warisan Budaya Takbenda tingkat nasional.

Adapun, 51 WBTb asal Jawa Tengah yang ditetapkan oleh Kemendikbud RI di 2021 adalah, Dukutan, Upacara Adat Mahesa Lawung, Mondhosio Pancot, Wayang Othok Obrol, Timlo Solo, Grebeg Maulud Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Grebeg Besar Kraton Kasunanan Surakarta, Serabi Notosuman, Sate Kere, Jamasan Meriam Nyai Setomi, Warung HIK Solo, Mendoan Banyumas, Kriya Logam Tumang Boyolali, Tata rias pengantin Wahyu Merapi Pacul Groweng, Ebeg Banyumas, Jamjaneng, Tari Cepetan Alas, Nopia Purbalingga, Braen, Lurik Klaten, Sega Grombyang, Krumpyung Desa Langgar, Wayang Topeng Kedung Panjang, Batik Bakaran Juwana, Upacara Adat Dandangan Kudus, Geguritan Surakarta.

Adapula, Larung Langse Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Tingalan Jumenengan Dalem Sahandap Sampeyen Dalem Ingkang Sinuwun Kangjeng Susuhunan Paku Buwono Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Tingalan Jumenengana Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Jumeneng Kangjeng Gusti Pangeran Adipati Ario Mangkunagoro Puro Mangkunegaran.

Upacara adat Adang Tahun Dal, Santiswara Larasmadya, Cingpoling, Tari Soreng, Pranata Mangsa Surakarta, Bambangan Cakil Surakarta, Grebeg Syawal Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat, Gatotkaca Gandrung, Langendriyan, jamasan Pusaka Keris Cintoko, Srimpi Mondrorini, Gambyong Pareanom, Talang Tawing, Srimpi Ludiramadu, Srimpi Sangupati, Sedekah Hasil Bumi Jlarang, Sate Buntel, Bedhaya Ketawang, Gambyong Retno Kusumo, Tedhak Siten Surakarta, Golek Montro dan Roti Kecik.


tags: #walikota solo #gibran rakabuming raka #hik #warisan budaya takbenda

Email: redaksi@kuasakata.com

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI