Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Terkait Vaksin Covid-19 Kadaluarsa di Kudus, Ganjar: Ini Karena Kemenkes

Kasus vaksin covid-19 kiriman kementerian kesehatan yang mendekati kadaluarsa penah terjadi di Purbalingga beberapa waktu lalu.

Selasa, 09 November 2021 | 05:30 WIB - Kesehatan
Penulis: Holy . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Semarang– Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantah keras bahwa vaksin yang kadaluarsa yang di Kabupaten Kudus karena keterlambatan dari Pemprov Jateng. Ia menegaskan hal itu terjadi karena kiriman dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sudah sangat dekat dengan tanggal kadaluarsa.

“Memang dari sananya sudah mendekati ekspired (kadaluarsa). Kemarin ada yang bilang, katanya kelamaan di provinsi. Tidak. Di provinsi itu paling hanya sehari atau dua paling lama dua hari," kata Ganjar, di Semarang, Senin (8/11/2021).

Ketika vaksin dari Kementerian Kesehatan tiba di Gudang Pemprov Jateng, kata dia, pihaknya langsung memerintahkan bupati/ walikota untuk segera mengambil vaksin. “Di gudang Cuma sehari atau paling lama dua hari. Begitu datang, saya perintahkan daerah untuk ambil,” tegasnya.

BERITA TERKAIT:
Banyak Kasus Kekerasan Seksual di Sekolah, Ganjar Minta Inklusivitas dan Toleransi Diterapkan
PTM 100 Persen di Jateng Digelar, Ganjar Perintahkan Daerah Awasi Pelaksanaannya
Ganjar Perintahkan Kabupaten Kota Segera ‘Balapan’ Vaksinasi Anak
Ingat Lur! Ganjar Larang Warga Gelar Perayaan Tahun Baru
Pemprov Jateng Gandeng Perbarindo Dampingi UMKM Melek Digital
Kunjungi Boyolali, Ganjar Perintahkan Jajarannya Perhatikan Vaksinasi Anak Jalanan  
Ganjar Sebut Tak Ada Peningkatan Pemudik ke Jateng Selama Nataru

Ia melanjutkan, kasus vaksin covid-19 kiriman kementerian kesehatan yang mendekati kadaluarsa penah terjadi di Purbalingga beberapa waktu lalu. Saat itu Pemkab Purbalingga datang ke Kemenkes dan minta tambahan vaksin. Mereka diberikan vaksin limpahan dari Tangerang yang hanya tinggal beberapa hari saja sudah kadaluarsa.

“Kasus Purbalingga contohnya, mereka dapat langsung dari Kementerian Kesehatan tapi mendekati ekspired. Tapi mereka sanggup menyelesaikan sebelum ekspired, jadi bagus itu," jelas dia.

Ia mengatakan, pihaknya tak pernah lelah untuk terus mengingatkan kepada Bupati/Wali Kota terkait masa kadaluarsa vaksin. Hampir tiap minggu setiap menggelar rapat evaluasi penanganan Covid-19 yang juga dihadiri Bupati/ Walikota, Ganjar selalu mengingatkan hal itu.

"Kita ingatkan terus, tiap minggu kita ingatkan. Awas ya, sekian vaksin akan ekspired tanggal sekian. Segera disuntikkan, yang tidak sanggup angkat tangan agar kita pindahkan ke daerah lain," tandas Ganjar.


tags: #jateng gayeng

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI