Ketua DPR Puan Maharani.

Ketua DPR Puan Maharani.

Tunjang PTM, Puan Minta Vaksinasi Anak Segera Diimplementasikan

Cucu Proklamator Bung Karno ini juga meminta orangtua untuk tidak ragu membawa anaknya suntik vaksin Covid-19.

Selasa, 09 November 2021 | 18:30 WIB - Kesehatan
Penulis: Arya Jkt . Editor: Wis

KUASAKATACOM, Jakarta- Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah segera mengimplementasikan vaksinasi Covid-19 bagi anak usia 6-11 tahun. Puan mendorong hal tersebut agar pembelajaran tatap muka (PTM) bisa lebih efektif.

"Kami berharap agar pelaksanaan vaksin bagi anak di bawah 12 tahun bisa segera dilaksanakan. Dengan vaksinasi, anak-anak bisa cepat kembali belajar di sekolah dengan aman," kata Puan, Selasa (9/11/2021).

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan Emergency Use Authorization (EUA) untuk pemberian vaksinasi bagi anak-anak 6-11 tahun. Meski izin penggunaan darurat vaksin Sinovac telah keluar, pemerintah manargetkan vaksinasi dilakukan pada awal tahun 2022.

BERITA TERKAIT:
Dua Pasien Omicron Meninggal, Puan: Vaksinasi Harus Dikebut!
Ketua DPR RI Puan Maharani Dukung Ketahanan Pangan dengan Sebar Bibit Ikan Di Polanharjo Klaten
Bertemu Kader PDIP di Klaten, Puan: Masa Bagi-Bagi Beras dan Kaos Nggak Boleh?!
Resmikan Jembatan Desa di Klaten, Puan: Tak Boleh Ada Wilayah di RI yang Terisolir
Resmikan Sanggar Inklusi di Sukoharjo, Puan Ajak Masyarakat Gotong Royong Dampingi ABK
Tanjau Vaksinasi Anak di Boyolali, Ketua DPR RI Puan Maharani Bagikan Alat Tulis ke Siswa
Resmikan Pasar Legi, Puan Sekaligus Cek Harga Minyak Goreng Bareng Gibran

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut pelaksanaan baru bisa dimulai tahun depan karena persoalan anggaran dan skema prioritas vaksinasi berdasarkan risiko Covid-19. Puan berharap target bisa lebih dipercepat.

"Supaya PTM bisa lebih luas karena vaksinasi dapat melindungi anak-anak agar mencegah terjadinya cluster anak-anak positif Covid-19 saat PTM sudah mulai dilakukan," ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

"PTM ini perlu segera dilaksanakan untuk mencegah fatigue akibat anak-anak terlalu lama belajar di rumah," sambung Puan.

Puan berharap pelaksanaan PTM dapat merata bagi seluruh anak, dimulai dari daerah dengan level positif terendah (Level 1 atau Level 0) hingga ke level yang lebih tinggi sehingga vaksinasi bagi anak harus menjadi prioritas. Puan meminta pemerintah menyiapkan infrastruktur, termasuk fasilitas kesehatan dan tenaga medis, yang disesuaikan dengan kebutuhan anak di bawah 12 tahun.

"Kami mendukung kerja sama Kemenkes dengan pihak sekolah dan Dinas Sosial dalam pelaksanaan vaksinasi anak. Hanya saja perlu diingat, anak-anak 6-11 tahun perlu treatment khusus sehingga pemerintah harus mempersiapkannya," ujarnya.

Nantinya, syarat wajib bagi anak yang akan divaksinasi Covid-19 harus memiliki nomor induk kependudukan (NIK). Pemerintah akan meminta NIK sebagai pendataan vaksinasi anak.

"Orangtua perlu mempersiapkan NIK, dan bagi anak yang belum memilikinya, kami imbau orangtua segera mendatangi kelurahan atau kecamatan di tempat tinggal masing-masing untuk mengurusnya," sebut Puan.

Cucu Proklamator Bung Karno ini juga meminta orangtua untuk tidak ragu membawa anaknya suntik vaksin Covid-19. Puan mengingatkan, manfaat vaksin sangat besar untuk keamanan anak-anak.

"Orangtua tidak perlu khawatir karena berdasarkan beberapa studi, efektivitas vaksin bagi anak-anak justru lebih tinggi dibandingkan untuk dewasa," tutupnya. 


tags: #ketua dpr ri #puan maharani #pembelajaran tatap muka #ptm #vaksinasi

KOMENTAR

BACA JUGA

TERKINI